Breaking News:

Serba Serbi

Kajeng Kliwon, Ini Bahayanya dan Banten yang Harus Dihaturkan

Pada hari menurut perhitungan Pancawara, maka Kliwon merupakan hari suci Bhatara Siwa menggelar semadi.

Penulis: AA Seri Kusniarti
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Putu Supartika
ilustrasi - Kajeng Kliwon, Ini Bahayanya dan Banten yang Harus Dihaturkan 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hari ini, Minggu 24 Januari 2021, merupakan Kajeng Kliwon.

Hari khusus ini, telah lama dikenal oleh umat Hindu di Bali sebagai hari yang sakral dan keramat.

Banyak pantangan apabila hari ini telah tiba, seperti tidak bepergian sendiri ke tempat angker.

Serta larangan dan kepercayaan lainnya.

Baca juga: Kajeng Kliwon, Apa Upakaranya Agar Tak Diganggu Sang Kala Tiga Bhucari?

Baca juga: Tumpek Wayang Bertepatan dengan Kajeng Kliwon, Apa Maknanya?

Baca juga: Hari Ini Tepat Hari Kajeng Kliwon, Jro Mangku Ketut Maliarsa: Jangan Lupa Sembahyang

Dijelaskan dalam ‘Alih Aksara, Alih Bahasa, dan Kajian Lontar Sundarigama’ bahwa pada hari menurut perhitungan Pancawara, maka Kliwon merupakan hari suci Bhatara Siwa menggelar semadi.

Karena itu, umat manusia wajib memohon air suci dengan mempersembahkan canang wangi-wangi di sanggah dan di atas tempat tidur.

“Sembari mengheningkan pikiran, serta menyuguhkan suguhan di halaman sanggah. Di jalan keluar masuk perumahan, berupa nasi kepel 2 buah dijadikan satu tanding dan dibuat 3 tanding, dengan lauk bawang dan jahe,” jelas Koordinator Tim, I Nyoman Suarka, kepada Tribun Bali, Minggu, 24 Januari 2021.

Suguhan di halaman rumah ditujukan kepada Sang Bhuta Bhucari.

Suguhan di jalan keluar-masuk perumahan ditujukan kepada Sang Durga Bhucari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved