Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Soal Rencana Menparekraf Sandiaga Uno Berkantor di Bali, Dewan Siap Beri Dukungan, Tapi Ingatkan Ini

Rencana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno untuk berkantor di Bali mendapatkan tanggapan dari DPRD Bali.

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Santrian Art Gallery Sanur, Denpasar, Bali, Senin (28/12/2020). Soal Rencana Menparekraf Sandiaga Uno Berkantor dari Bali, Dewan Siap Beri Dukungan Namun Ingatkan Ini 

TRIBUN-BALI.COM,  DENPASAR - Rencana Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno untuk berkantor di Bali mendapatkan tanggapan dari DPRD Bali.

Seperti diberitakan Tribun Bali sebelumnya, Sandi sendiri menyebutkan bahwa ia akan bekerja dari Bali untuk mengawasi dan membantu pemulihan pariwisata Bali yang terdampak pandemi Covid-19.

Terkait hal tersebut, Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama mengatakan bahwa pihaknya mendukung rencana Sandi tersebut.

Bahkan, ia berharap agar rencana itu bisa segera terealisasikan dan mampu memberikan dampak bagi pulihnya pariwisata Bali.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Ingin Berkantor di Bali, Ketua GIPI Bali: Wajar Beliau Seperti Itu

"Mudah-mudahan ada dampak baik bagi pemulihan pariwisata Bali," katanya di Gedung DPRD Bali, Senin 25 Januari 2021.

Hanya saja, ia mengingatkan agar Sandi tidak membawa wacana penerapan wisata halal di Bali.

Apalagi menurut politikus PDIP ini Bali sudah mempunyai pariwisata budaya.

“Asal jangan bawa pariwisata halal. Kita tidak butuh itu di Bali," katanya.

Di sisi lain, Politikus Gerindra yang juga Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Suyasa bahkan menyebut bahwa rencana Sandi untuk berkantor di Bali sebagai sebuah terobosan menarik yang harus didukung.

 Sebab, menurutnya ini akan membuat pemerintah pusat melalui mata Sandi dapat melihat langsung kondisi pariwisata Bali.

"Saya kira bagus juga kalau Pak Sandiaga mau berkantor di Bali.

 Beliau bisa secara langsung melihat bagaimana keadaan pariwisata Bali pada saat pandemi, walaupun secara keseluruhan termasuk pariwisata internasional belum bisa dibuka, paling tidak dampaknya di pariwisata lokal.

Pak Sandiaga yang punya follower jutaan itu bisa juga menjadi magnet bagi wisatawan yang akan melancong ke Bali," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, dengan merasakan sendiri kondisi pariwisata Bali saat pandemi seperti sekarang, diharapkan bisa melahirkan berbagai kebijakan yang menggairahkan kembali pariwisata Bali.

Baca juga: Terkait Rencana Menparekraf Sandiaga Uno Berkantor di Pulau Dewata, Begini Respons Pemprov Bali

 Apalagi Bali sendiri memiliki denyut nadi utama perekonomian dari sektor tersebut.

"Dengan melihat dan merasakan sendiri bagaimana keadaan pariwisata di Bali tentunya Pak Sandiaga akan membuat suatu kebijakan dan strategi yang bisa membangkitkan gairah pariwisata, dan bisa membangkitkan semangat teman-teman pelaku wisata di Bali untuk bisa melakukan terobosan-terobosan baru di bidang pariwisata," kata Suyasa.

Sedangkan, Ketua Komisi II DPRD Bali yang membidangi urusan Ekonomi dan Pariwisata, Ida Gde Komang Kresna Budi juga ikut mendukung rencana Sandi berkantor di Bali.

Bahkan, ia mendorong agar apabila Sandi benar-benar berkantor di Bali dapat menggandeng para stakeholder kepariwisataan Bali.

"Jelas sangat baik apabila beliau berkantor di Bali, bisa memantau langsung perkembangan Bali.

 Beliau bisa lebih sering berdiskusi bersama pemangku kebijakan di Bali serta para pengusaha Bali seperti HIPMI, KADIN, ASITA, dan lainnya, yang nantinya bisa dicari solusi yang terbaik buat Bali," ujar Ketua DPD Golkar Buleleng ini.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Bali, Utami Dwi Suryadi, menambahkan, dengan berkantor di Bali Sandi bisa melihat dan merasakan langsung kondisi di lapangan, dan selanjutnya bisa membuat kebijakan yang aplikatif bagi pemulihan pariwisata pulau Dewata ini.

"Harapan kita dengan berkantor di Bali akan berdampak baik bagi pariwisata Bali karen bisa melihat langsung kondisi real di lapangan.

Diharapkan kebijakannya aplikatif untuk memulihkan pariwisata," kata politikus Demokrat ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved