Berita Denpasar

Tahun 2020, Pengajuan Izin UMKM di Denpasar 2.713, Benny: Iklim Investasi Tetap Stabil Saat Pandemi

Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun geliat UMKM di Denpasar masih cukup aktif.

Tribun Bali/Putu Supartika
Ilustrasi UMKM di Denpasar - Pengajuan Ijin UMKM di Denpasar Sebanyak 2.713, Benny: Iklim Investasi Tetap Stabil 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski masih dalam situasi pandemi Covid-19, namun geliat UMKM di Denpasar masih cukup aktif.

Berdasarkan data DPMPTSP Kota Denpasar, sebanyak 2.713 Ijin UMKM telah diterbitkan selama tahun 2020 melalui layanan online bernama One Stop Service (OSS).

Kepala DPMPTSP Kota Denpasar, IB Benny Pidada Rurus saat dikonfirmasi Minggu 24 Januari 2021 menjelaskan bahwa selama pandemi mewabah sejak Maret lalu, DPMPTSP Kota Denpasar tetap membuka layanan berbasis online.

Baca juga: Mobil Listrik Diyakini Punya Nilai Investasi Tinggi di Indonesia, Ini Faktornya

Baca juga: Investasi BPJAMSOSTEK Dianugerahi Governance Award Oleh Organisasi Jaminan Sosial Se-ASEAN

Baca juga: Keinginan Berinvestasi Meningkat Sepanjang Pandemi, Ini 4 Tips Investasi di Tahun 2021

Ia mengatakan, selain pelayanan perijinan resmi, DPMPTSP juga turut membidangi perizinan UMKM yang sebelumnya ditangani di masing-masing kecamatan.

Namun kini, melalui layanan One Stop Service pelayanan perijinan UMKM dapat dilaksanakan secara online dan mudah.

“Meski di masa pandemi, geliat UMKM di Kota Denpasar terus mengalami pertumbuhan. Tercatat pengajuan perijinan UMKM sebanyak 2.713 pengajuan. Angka tersebut diluar perijinan non UMKM yang jumlahnya mencapai 3.973 ijin,” katanya.

Sebelumnya, untuk perijinan UMKM yang modalnya di bawah Rp 50 Juta dapat dilaksanakan di kecamatan, namun sekarang sudah bisa melalui OSS secara online.

Ia mengatakan, dengan dengan masih banyaknya masyarakat Kota Denpasar yang mengajukan perijinan memberikan gambaran bahwa iklim investasi di Denpasar masih tetap stabil.

“Semoga dengan tetap bergeraknya iklim investasi membawa angin segar terhadap pemulihan ekonomi di Kota Denpasar saat pandemi Covid-19 saat ini,” katanya. 

Pihaknya pun mengingatkan kepada wirausaha Kota Denpasar untuk selalu melengkapi diri dengan perijinan.

“Hal ini menjadi modal penting baik secara administrasi maupun permodalan ke depanya,” imbuhnya.

Dengan bergeraknya iklim investasi diharapkan memberikan dampak positif pertumbuhan ekonomi di Kota Denpasar serta mendukung percepatan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved