Jenazah Sugiarti di Mulut Buaya, Terlepas Setelah Disetrum Warga, Begini Kronologi Lengkapnya
Sugiarti yang dilaporkan tenggelam di aliran primer Sungai Keman ditemukan dibawa seekor buaya.
Kronologi penemuan tubuh Sugiarti

Awalnya, ada informasi anak-anak melihat buaya di sekitar sungai dan menuju muara.
"(buaya) dengan membawa seperti sampah di mulutnya," ujarnya.
Saat itu warga menyusuri sungai.
Saat penyusuran sungai, seorang warga melihat ekor buaya yang cukup besar.
Ia langsung melakukan pengejaran.
Berbekal alat setrum, buaya sepanjang empat meter itu disetrum.
Akhirnya buaya besar itu melepaskan mangsanya.
"Pas kita lihat itu buaya langsung kita kejar, terus disetrum. Karena tidak tahan akibat kesetrum listrik tadi, akhirnya korban dilepaskan dari gigitannya," ujarnya
Setelah itu mereka langsung menarik korban.
• Jasad Istri Ditemukan di Mulut Buaya, Kecurigaan Memuncak saat Lihat Kondisi Sandal Korban
"Korban langsung kita tarik," ujarnya.
"Kondisi sudah dalam keadaan meninggal dunia," tutur Asgawi.
Asgawi mengatakan, jika melihat arah buaya tersebut, korban akan dibawa ke muara buaya yang lebih luas dan dalam atau istilah disebut lubuk.
"Jika terlambat sedikit kemungkinan korban untuk ditemukan akan sulit. Mengingat tidak jauh dari TKP sudah merupakan muara buaya," ujar Asgawi.
Belum diketahui apakah korban terpeleset ke sungai atau karena faktor lain.