Imlek 2021
Mengapa Jeruk Identik dengan Perayaan Imlek? Ternyata Ini Alasannya
Saat Imlek, orang-orang sering membagikan jeruk. Apa maknanya? Menyambut Tahun Baru Imlek, ada sejumlah hal yang dipersiapkan.
TRIBUN-BALI.COM - Saat Imlek, orang-orang sering membagikan jeruk. Apa maknanya?
Menyambut Tahun Baru Imlek, ada sejumlah hal yang dipersiapkan.
Mulai dari pernak pernik, ornamen serba merah, hingga hidangan khas Tahun Baru Imlek.
Ada berbagai hidangan khas Tahun Baru Imlek yang tersaji di meja makan.
Jeruk menjadi satu di antara hidangan khas yang disajikan saat Tahun Baru Imlek.
Kenapa Jeruk?
Baca juga: 7 Pantangan yang Tidak Boleh Dilanggar Saat Perayaan Tahun Baru Imlek, Apa Saja?
Baca juga: Sambut Imlek Tahun 2021, 5 Shio Ini Diramalkan Dapat Keberuntungan Keuangan, Siapa Saja?
Baca juga: Ramalan Shio Boros Pengeluaran Jelang Tahun Baru Imlek, Shio Anjing Terus Membuang-buang Uang
Ada alasan sendiri mengapa perayaan Imlek identik dengan buah jeruk.
Dirangkum dari berbagai sumber, warna jeruk diyakini sama dengan simbol warna emas atau kekayaan menurut kepercayaan orang Tionghoa.
Tak heran jika masyarakat Tionghoa sering membagikan jeruk saat perayaan Tahun Baru Imlek.
Mereka percaya bahwa membagikan jeruk dapat memberikan banyak keberuntungan.
Uniknya, jeruk yang dihidangkan harus memiliki daun.
Hal ini dikarenakan, daun pada jeruk melambangkan panjang umur.
Inilah yang membuat jeruk identik dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Baca juga: Jelang Imlek 2572, Lima Shio Berikut Diramalkan Paling Berjaya di 2021 Tahun Kerbau Logam.
Baca juga: 6 Tips Menghindari Lonjakan Gula Darah Saat Merayakan Tahun Baru Imlek 2020
Alasan Lampion Identik dengan Tahun Baru Imlek
Dalam bahasa mandarin, lampion dikenal dengan sebutan dēng lóng atau dēng cǎi yang berarti sangkar atau tempat, sehingga jika diletakkan secara bersama sebagai tempat cahaya atau sumber cahaya.