Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Cara Mudah Mengamankan WhatsApp dari Peretas, Jangan Sampai Akun Anda Dikendalikan Orang Lain

WhatsApp selama ini diketahui sangat mudah untuk dioperasikan. Namun proses pengoperasian yang mudah ini, ternyata juga dapat rawan disalahgunakan

Tayang:
kompas.com
Ilustrasi WhatsApp. Cara untuk mengaktifkan keamanan tambahan pada akun pengguna WhatsApp juga cukup mudah. 

Masalahnya adalah bahwa peretas dapat mengirim spam ke nomor Anda dengan sekumpulan kode enam digit yang salah, sehingga Anda terkunci dari akun Anda hingga 12 jam.

Kemudian, jika Anda belum menyiapkan PIN sendiri, ini membuat peretas bebas untuk menyiapkan salah satu PIN miliknya di akun Anda, selanjutnya mengunci Anda secara total selama tujuh hari.

Cara mencegah peretas mengambil alih akun WhatsApp

1. Jangan pernah membagikan kode WhatsApp enam digit Anda dengan siapa pun, termasuk orangtua, sahabat, atau saudara.

Sebab, tidak ada alasan yang sah untuk meminta kode yang dikirimkan WhatsApp kepada Anda melalui SMS, jadi jangan pernah berpikir untuk membagikannya.

2. Jika hal terburuk terjadi, maka pengatur PIN akan bertindak sebagai penghalang lain untuk menghentikan seseorang agar tidak dapat masuk ke akun Anda, hal itu mencegah peretasan/hal buruk terjadi pada Anda.

Bagaimana cara mengamankan akun WhatsApp?

Untuk proteksi ekstra, sebaiknya Anda mengaktifkan PIN yang terdiri dari enam digit. Caranya antara lain:

1. Buka WhatsApp dan ketuk ikon tiga titik yang terletak di kanan atas alayar

2. Tekan "Setelan", kemudian pilih "Akun", lalu pilih " Verifikasi dua langkah"

3. Tekan "Aktifkan", lalu pilih PIN enam digit Anda.

4. Selanjutnya, ada pilihan untuk menambahkan alamat email pengguna WhatsApp.

Adapun langkah ini tidak wajib dilakukan.

Namun, jika pengguna ingin menambahkan alamat email, maka tindakan ini dapat memungkinkan pengguna WhatsApp ketika proses pemulihan akun, semisal ia lupa PIN.

WhatsApp secara berkala akan meminta PIN Anda saat Anda menggunakannya agar pengguna tidak mudah melupakannya, tetapi disarankan agar pengguna WhatsApp memiliki cadangan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved