Gunung Raung Kembali Bergemuruh, BPDB: Bukan Penyebab Suara Dentuman Misterius di Malang
Sudah ditanyakan ke rekan-rekan BPDB Lumajang dan BPDB Banyuwangi. Sumber suara tidak berasal dari Gunung Raung dan Gunung Semeru
"Sudah ditanyakan ke rekan-rekan BPDB Lumajang dan BPDB Banyuwangi. Sumber suara tidak berasal dari Gunung Raung dan Gunung Semeru," jelas Adin, Operator Pusdalops BPDB Kota Malang.
"Dan sudah dikonfirmasi di posko terdekat di gunung-gung tersebut," lanjut Adin.
Seperti diketahui, wilayah Kota Malang masih berdekatan dengan lokasi gunung-gunung vulkanik yang aktif di Jawa Timur tersebut.
• Dibarengi Suara Dentuman Keras Batu Meteor Hantam Atap Rumah Warga, Mujilah: Batunya Keluarkan Asap
Sementara itu, ternyata suara dentuman yang terdengar hanya terjadi di wilayah Kota Malang.
Adin menjelaskan jika wilayah Lumajang dan Banyuwangi tidak terjadi suara dentuman keras seperti yang terjadi di Malang.
"Di Lumajang tidak ada informasi tentang dentuman. Sementara di Banyuwangi hanya gemuruh dari Gunung Raung," tutup Adin.
Sementara itu, pihak BPDB Kota Malang makin akan terus mencari informasi terkait sumber suara denmtuman yang terjadi.
Pihak BPDB Kota Malang akan menyampaikan update terbaru terkait dentuman ini melalui akun Twitter resmi mereka.
• Dentuman di Bali, Kesaksian Warga dan Penjelasan LAPAN, Gede Reme: Ada Sinar Kemerahan di Langit
Viral di Twitter
Peristiwa dentuman keras terjadi di Kota Malang Jawa Timur pada Rabu, 3 Februari 2021 dini hari.
Peristiwa dentuman keras yang sampai saat ini masih menjadi misteri ini bahkan sampai menjadi viral di media sosial Twitter.
Warganet khususnya yang berasal dari Malang beramai-ramai menceritakan pengalaman mereka saat mendengar dentuman kerat tersebut di Twitter.
Topik dentuman menjadi satu yang trending di Twitter. (*)
Sebagian artikel ini telah tayang di suryamalang.com dengan judul Konfirmasi BPDB Kota Terkait Dentuman Keras di Malang, Pastikan Bukan dari Gunung Raung dan Semeru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/gunung-raung-di-jawa-timur-berkabut-pada-rabu-3-februari-2021.jpg)