Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Keiko Mandera, Wayan Suteja Neka dan AA Gde Rai Dapatkan Penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang

"Pemberian penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi pemerintah Jepang atas jasa-jasa dari para individu maupu

Penulis: I Wayan Sui Suadnyana | Editor: Noviana Windri
Dok. Konsul-Jenderal Jepang di Denpasar
Konsul-Jenderal Jepang di Denpasar, Katsumata Harumi menyerahkan penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang kepada tiga orang dari Bali, Rabu 3 Februari 2021 

Laporam Jurnalis Tribun Bali, I Wayan Sui Suadnyana

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sebanyak tiga orang dari Bali mendapatkan penghargaan dari Menteri Luar Negeri Jepang.

Ketiga orang ini yakni Keiko Mandera, Pande Wayan Suteja Neka dan Anak Agung Gde Rai.

"Pemberian penghargaan Menteri Luar Negeri Jepang ini bertujuan untuk menyampaikan apresiasi pemerintah Jepang atas jasa-jasa dari para individu maupun organisasi," kata Konsul-Jenderal Jepang di Denpasar, Katsumata Harumi dalam siaran persnya, Rabu 3 Februari 2021.

Mereka diberikan penghargaan lantaran telah berkontribusi besar terhadap peningkatan hubungan persahabatan antara Jepang dengan Indonesia dan mengharapkan agar masyarakat di kedua negara dapat lebih memahami dan mendukung kegiatan-kegiatan mereka.

Katsumata Harumi menuturkan, Keiko Mandera merupakan seorang marketing manager di Royal Kirana Spa.

Keiko Mandera telah berkontribusi dalam peningkatan pemahaman dan saling pengertian antara Jepang dan Indonesia, khususnya Bali.

"Beliau berperan aktif dalam memperkenalkan kebudayaan tradisional Bali, baik kepada masyarakat Jepang maupun masyarakat Indonesia," jelasnya.

Selain itu, Keiko Mandera juga berpartisipasi dalam pameran-pameran seni lukis dalam rangka merayakan Tahun ke-60 Hubungan  

Diplomatik Jepang dan Indonesia pada tahun 2018.

Kemudian, Pande Wayan Suteja Neka sendiri merupakan Kepala Neka Art Museum Ubud yang telah memberikan sumbangsih bagi perkembangan seni budaya Jepang dan Indonesia, khususnya Bali.

Dukungan itu diberikan melalui berbagai pameran kesenian Indonesia yang diselenggarakannya di Jepang  maupun sejumlah pameran karya seniman Jepang yang digelar di Neka Art Museum.

"Beliau juga pernah berpartisipasi dalam The Indonesia – Japan Friendship Festival pada tahun 1997," kata Katsumata Harumi.

Sementara Anak Agung Gde Rai selaku Direktur Agung Rai Fine Art Gallery Ubud mendapatkan penghargaan karena telah memberikan sumbangsih bagi peningkatan hubungan Jepang dan Indonesia pada bidang seni budaya.

Hal itu dilakukan melalui partisipasinya dalam sejumlah pameran kesenian Indonesia di Jepang serta  

pameran kesenian Jepang di Agung Rai Fine Art Gallery dan Agung Rai Museum of Art (ARMA) yang dikelolanya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved