Breaking News:

Berita Bali

Dampingi Menparekraf di Bali, Kadin Nyatakan Siap Lakukan Vaksinasi Mandiri, Tapi Tak Pakai Sinovac

Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani mengatakan aturan resmi dari pemerintah sangat diperlukan untuk melakukan vaksinasi mandiri.

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Ketua Umum Kadin (sebelah kanan Menparekraf) saat mendampingi Menparekraf bertemu Gubernur dan Wakil Gubernur Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan siap untuk melakukan vaksinasi mandiri.

Meskipun hingga saat ini, payung hukum mengenai vaksinasi mandiri ini belum diterbitkan oleh pemerintah.

Ketua Umum Kadin, Rosan P Roeslani mengatakan aturan resmi dari pemerintah sangat diperlukan untuk melakukan vaksinasi mandiri.

Menurutnya, aturan itu akan terbit dalam waktu dekat.

Dukung Pelaksanaan PPKM Mikro dan Vaksinasi di Bali, Lanud I Gusti Ngurah Rai Kerahkan Babinpotdirga

"Regulasinya akan selesai sekitar pada Minggu ketiga bulan Februari hasil meeting kita dengan Pemerintah, dengan Pak Menkes, Pak Menko dan juga dengan Kementerian serta BUMN.

Harapannya regulasinya sudah ada, payung hukumnya sudah ada dan ini bisa berjalan di bulan Maret," ujar Rosan Roeslani, Kamis 11 Februari 2021 usai mendampingi Menparekraf bertemu dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali.

Ia menambahkan yang akan berjalan adalah pembelian melalui Pemerintah atau BUMN terlebih dahulu, registrasi vaksinasi ada di Kadin dan hampir semua industri mendaftar terutama yang padat karya, perbankan, tekstil, dan juga manufakturing.

Harapannya data registrasi itu akan diintegrasikan dengan data BPJS Ketenagakerjaan dan juga Telkom

Sehingga semuanya satu data tidak ada duplikasi dari penerima vaksin.

Halaman
12
Penulis: Zaenal Nur Arifin
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved