Breaking News:

Berita Denpasar

Libur Panjang Imlek, Tak Ada Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Sanur Denpasar

Kepala Syahbandar Wilayah Kerja Sanur, Tonny E. Bokty mengatakan tidak ada aktivitas penyeberangan yang padat saat libur Imlek kali ini

Dinas Perhubungan Denpasar
Penjagaan dan pemantauan di Pelabuhan Sanur Denpasar beberapa waktu lalu 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tak ada lonjakan penyeberangan di Pelabuhan Sanur, Denpasar saat Libur Imlek tahun 2021 ini.

Meskipun liburan kali ini cukup panjang terhitung sejak Jumat hingga Minggu.

Bahkan, hanya beberapa kapal saja yang berangkat menuju Nusa Penida maupun Nusa Lembongan.

Kepala Syahbandar Wilayah Kerja Sanur, Tonny E. Bokty mengatakan tidak ada aktivitas penyeberangan yang padat saat libur Imlek kali ini.

Baca juga: Libur Nataru, Jumlah Penumpang Lewat Pelabuhan Sanur ke Nusa Penida & Lembongan 1.317 Orang per Hari

“Pantauan kami di lapangan tidak ada lonjakan penumpang, bahkan sama seperti hari-hari biasa. 

Artinya penyeberangan menuju Nusa Penida dan Lembongan cenderung sepi,” kata Tonny.

Ia mengatakan, tak adanya lonjakan penumpang ini dikarenakan tengah digelarnya PPKM berbasis mikro.

“Masyarakat sudah memahami imbauan serta aturan yang ada dalam PPKM Mikro itu, sehingga aktivitas bepergian juga dikurangi,” katanya.

Ia menambahkan, bahkan ada beberapa kapal yang diberangkatkan tetapi penumpang di dalamnya tidak penuh.

Terkait pandemi Covid-19, Tonny juga menjelaskan bahwa bagi masyarakat yang hendak menuju Nusa Penida maupun Nusa Lembongan tetap menyertakan surat keterangan negatif Covid-19.

Namun persyaratan ini berlaku bagi warga luar Bali.

Sementara untuk warga Bali dan menetap di Bali, masuk dalam kawasan atau wilayah aglomerasi sehingga tidak harus menunjukkan surat keterangan negatif tersebut.

“Kalau warga Bali yang memang tinggal di Bali tidak harus menyertakan surat keterangan negatif Covid-19 jika ingin menuju ke Nusa Penida atau Lembongan.

Kecuali warga luar Bali yang datang kesini untuk berwisata, itu wajib menyertakan surat keterangan negatif Covid-19,” katanya. (*)

Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved