Berita Jembrana
Setengah Hektare Lahan Pertanian di Subak Tamblang Jembrana Berubah Jadi Rumah Bersubsidi
Salah satunya ialah yang terjadi di persawahan subak Tamblang, di Banjar Munduk Desa Dangintukadaya Kecamatan Jembrana.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Alih fungsi lahan terus terjadi di Kabupaten Jembrana.
Salah satunya ialah yang terjadi di persawahan subak Tamblang, di Banjar Munduk Desa Dangintukadaya Kecamatan Jembrana.
Dimana subak ini beralih fungsi menjadi perumahan.
Alih fungsi lahan ini sendiri, disayangkan beberapa warga tidak ada papan pengumuman menyangkut informasi pengerjaan proyek.
Baca juga: Masa Pandemi Covid-19, Sektor Pertanian di Bali Disorot Untuk Jaga Kebutuhan Pangan
Meskipun, masih dalam tahapan perataan, termasuk pembuatan jalan serta bangunan.
Alih fungsi lahan di Subak Tamblang ini, ada sekitar setengah hektare lahan persawahan produktif yang berubah menjadi proyek perumahan bersubsidi.
Perbekel Desa Dangintukadaya, Gusti Putu Murdi mengatakan, bahwa untuk di lahan subak Tamblang itu, diperuntukan perumahan bersubsidi.
Dari informasi pengembang akan melakukan pembangunan 50 unit rumah bersubsidi.
Dan untuk pemberitahuannya, sudah dari awal diketahui kelian banjar dan subak, pihak desa hanya sebatas mengetahui saja pengerjaan di tempat tersebut.
“Di wilayah yang dibanguni itu merupakan zona kuning.
Sehingga secara administrasi, kami desa hanya sebatas mengetahui saja,”ucapnya Kamis 17 Februari.
Murdi mengaku, untuk luasan subak ia tidak mengetahui pasti yang akan berubah menjadi perumahan bersubsidi tersebut.
Ia hanya mengetahui sekitar 50 unit rumah yang akan dibangun.
Mengenai perizinannya tentunya bukan kewenangan desa.
Baca juga: Kesmavet Jembrana Bali Selamatkan Tiga Anak Anjing Terlantar
“Sekali lagi adanya lahan subak beralih fungsi di sana itu termasuk di zona kuning
Kami di desa hanya sebatas mengetahui saja,” bebernya. (*).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/alih-fungsi-lahan-pertanian-produktif-menjadi-perumahan-bersubsidi-di-banjar-munduk.jpg)