Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Jembrana

Setengah Hektare Lahan Pertanian di Subak Tamblang Jembrana Berubah Jadi Rumah Bersubsidi

Salah satunya ialah yang terjadi di persawahan subak Tamblang, di Banjar Munduk Desa Dangintukadaya Kecamatan Jembrana.

Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Alih fungsi lahan pertanian produktif menjadi perumahan bersubsidi di Banjar Munduk Desa Dangintukadaya, Kamis 18 Februari 2021 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Alih fungsi lahan terus terjadi di Kabupaten Jembrana.

Salah satunya ialah yang terjadi di persawahan subak Tamblang, di Banjar Munduk Desa Dangintukadaya Kecamatan Jembrana.

Dimana subak ini beralih fungsi menjadi perumahan.

Alih fungsi lahan ini sendiri, disayangkan beberapa warga tidak ada papan pengumuman menyangkut informasi pengerjaan proyek.

Baca juga: Masa Pandemi Covid-19, Sektor Pertanian di Bali Disorot Untuk Jaga Kebutuhan Pangan

 Meskipun, masih dalam tahapan perataan, termasuk pembuatan  jalan serta bangunan.

Alih fungsi lahan di Subak Tamblang ini, ada sekitar setengah hektare lahan persawahan produktif yang berubah menjadi proyek perumahan bersubsidi.

Perbekel Desa Dangintukadaya, Gusti Putu Murdi mengatakan, bahwa untuk di lahan subak Tamblang itu, diperuntukan  perumahan bersubsidi.

Dari informasi pengembang akan melakukan pembangunan 50 unit rumah bersubsidi.

Dan untuk  pemberitahuannya, sudah dari awal diketahui kelian banjar dan subak, pihak desa hanya sebatas  mengetahui saja pengerjaan di tempat tersebut.

“Di wilayah yang dibanguni itu merupakan  zona kuning.

 Sehingga secara administrasi, kami desa hanya sebatas mengetahui saja,”ucapnya Kamis 17 Februari.

Murdi mengaku, untuk luasan subak ia tidak mengetahui pasti yang akan berubah menjadi perumahan bersubsidi tersebut.

 Ia hanya mengetahui sekitar 50 unit rumah yang akan dibangun.

 Mengenai perizinannya  tentunya bukan  kewenangan desa.

Baca juga: Kesmavet Jembrana Bali Selamatkan Tiga Anak Anjing Terlantar

“Sekali lagi adanya lahan subak beralih fungsi  di sana itu termasuk di zona kuning

Kami di desa hanya sebatas mengetahui saja,” bebernya. (*).

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved