Corona di Bali

UPDATE Covid-19 di Denpasar 20 Februari: Positif Bertambah 26 Orang, 97 Pasien Sembuh & 4 Meninggal

“Hari ini kasus positif bertambah sebanyak 26 orang, kasus sembuh bertambah 97 orang dan 4 pasien meninggal dunia, hari ini kasus covid 19 kembali

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sabtu 20 Februari 2021 pasien Covid-19 yang sembuh di Denpasar sebanyak 97 orang.

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah sebanyak 26 orang dan sebanyak 4 orang pasien dinyatakan meninggal dunia.

Terkait 4 orang yang dinyatakan meninggal dunia diketahui seorang perempuan usia 74 tahun yang berdomisili di Desa Dangin Puri Kaja.

Pasien kedua diketahui seorang laki-laki usia 60 tahun yang berdisili di Kelurahan Sanur.

Baca juga: Target Pengendalian Covid-19 Selesai Agustus 2021, Suarjaya: Kembali Ke Disiplin Masing-masing

Pasien ketiga diketahui seorang laki-laki usia 77 yang berdomisili di Desa Padangsambian Kaja dan pasien keempat diketahui seorang laki-laki usia 73 tahun yang berdomisili di Kelurahan Padangsambian.

“Hari ini kasus positif bertambah sebanyak 26 orang, kasus sembuh bertambah 97 orang dan 4 pasien meninggal dunia, hari ini kasus covid 19 kembali meningkat, tren penularan yang masih terjadi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah telah menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat drastis, tanpa di sadari peningkatan ini jauh berbahaya dari rata-rata angka Covid-19 pada tahun 2020 lalu,” katanya.

Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Karenanya bagi desa/kelurahan yang mengalami lonjakan kasus akan mendapat perhatian serius Satgas Covid-19 Kota Denpasar lewat pendampingan yang dikoordinir oleh Camat.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Dalam kesempatan tersebut Dewa Rai juga mengajak  masyarakat untuk mengurangi mobilitas, dan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Hal ini mengingat tren peningakatan kasus yang diiringi dengan menurunya angka kesembuhan akan berpengaruh pada ketersediaan ruang isolasi dan perawatan.

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga

Hal ini mengingat tingkat hunian isolasi dan ICU yang terus meningkat berpengaruh kepada kesediaan ruang rawat,” jelasnya.

Baca juga: Update Covid-19 di Bali, Positif: 330 Orang, Sembuh: 444 Orang dan Meninggal: 13 Orang

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berdasarkan data, secara kumulatif kasus positif tercatat 9.829 kasus,  angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 8.748 orang  (89,00 persen), meninggal dunia sebanyak 185 orang (1,88 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak  896 orang (9,12 persen).

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved