Breaking News:

Pelaksanaan PPKM Mikro Diperpanjang, Pemerintah Klaim Kasus Aktif Covid-19 Menurun Signifikan

Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro

Tangkap layar kanal YouTube Sekretariat Presiden
Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto - Pelaksanaan PPKM Mikro Diperpanjang, Pemerintah Klaim Kasus Aktif Covid-19 Menurun Signifikan 

Airlangga Hartarto mengatakan, sebelumnya Kementerian Kesehatan telah mendistribusikan 653.375 kit antigen.

"Ini akan dilanjutkan saat dimulainya PPKM mikro per 23 Februari, tambah 1 juta kit," ujarnya.

Pemerintah memberlakukan tracing dari Satgas Covid-19 ada 4.188 orang, Babinsa 29.491, dan Bhabinkamtibmas 17.523.

"Sistem antigen ini terintegrasi dengan sistem di Kementerian Kesehatan dan tentunya ini siap untuk diagnosis dan tracing," kata Airlangga.

Selain itu, pemerintah mendorong dukungan anggaran TNI dan Polri melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), APBD, dan APBDes, dan dukungan personil TNI.

"TNI mendukung dengan 29.736 orang Babinsa dan seluruh Bhabinkamtibmas di 7 provinsi,” katanya.

Selama masa PPKM berikutnya, pemerintah juga akan memberikan bantuan kepada warga yakni beras dan masker.

"Pemerintah beri bantuan beras 20 kilogram untuk warga yang isolasi mandiri selama 14 hari dan masker," ujar Airlangga.

Pemerintah provinsi (pemprov) diminta melakukan koordinasi hingga ke tingkat RT untuk memetakan zona risiko Covid-19.

Menurut Airlangga, pemprov juga diminta mengkondisikan penyaluran bantuan beras ke warga yang isolasi mandiri dan masker.

Halaman
123
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved