Breaking News:

Yamaha

Tips Menjaga Sepeda Motor Menghadapi Kondisi Banjir

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan pengendara sepeda motor saat menghadapi banjir

Istimewa
Foto Ilustrasi Banjir - Tips Menjaga Sepeda Motor Menghadapi Kondisi Banjir 

TRIBUN-BALI.COM - Banjir yang melanda berbagai wilayah di Indonesia mempersempit ruang gerak pengendara sepeda motor.

Selain harus meningkatkan kewaspadaan untuk pengendaranya, sepeda motor pun perlu mendapatkan perhatian khusus agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

”Curah hujan yang tinggi akhir-akhir ini sehingga menyebabkan banjir di berbagai wilayah di Indonesia, membuat pengendara motor perlu berhati-hati saat berkendara dalam kondisi banjir. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, kami memberikan beberapa tips agar sepeda motor tetap terjaga kala menghadapi kondisi banjir,” papar M.Abidin, GM After Sales & Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manfacturing (YIMM).

Berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan pengendara sepeda motor saat menghadapi banjir :

Baca juga: Yamaha Resmi Luncurkan Tim MotoGP 2021, Maverick Vinales dan Fabio Quartararo, Tanpa Valentino Rossi

Baca juga: Kata Generasi 125 Tentang Yamaha GEAR 125

Baca juga: Ini Tiga Warna Baru Yamaha R15 !  Metallic Blue, Matte Silver dan Matte Black

1. Mengetahui medan dan kondisi jalan.

Jika air banjir sudah melebihi knalpot atau saringan udara, maka sebaiknya tidak melewati jalan tersebut.

Apalagi di jalan yang akan dilewati terdapat selokan atau jalan berlubang, air banjir bisa masuk knalpot atau saringan udara.

Karenanya kenali medan jalan agar bisa menghindari hal hal yang tidak diinginkan terjadi.

2. Jika terpaksa harus melewati jalanan yang kebanjiran, pastikan ketinggian air masih di bawah knalpot atau saringan udara, lakukan gas motor yang konstan.

Jangan tutup gas karena bisa menyebabkan air menutup atau masuk knalpot sehingga mesin motor bisa mati.

3. Jika ketinggian air berlebih dan mesin motor mati karena melewati jalanan yang banjir, jangan langsung starter / menghidupkan motor karena ada kemungkinan air bisa masuk ke dalam mesin.

Lepas busi terlebih dahulu dan cek juga kondisi saringan udara untuk memastikan tidak terdapat air, kemudian starter untuk mengeluarkan air di ruang bakar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved