Berita Bali

WNA di Bali yang Langgar Protokol Kesehatan dan Lecehkan Petugas, Siap-siap Diusir ke Negara Asal!

WNA di Bali yang Langgar Protokol Kesehatan dan Lecehkan Petugas, Siap-siap Diusir ke Negara Asal!

Tribun Bali/Rizal Fanany
Wisatawan asing bermain dan menanti sunset di Pantai Batu Bolong, Kuta Utara, Badung, Selasa (29/12/2020). - WNA di Bali yang Langgar Protokol Kesehatan dan Lecehkan Petugas, Siap-siap Diusir ke Negara Asal! 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warga Negara Asing (WNA) yang masih berada di Bali dan melanggar protokol kesehatan bakal ditindak tegas.

Bahkan, mereka terancam bakal dipulangkan ke negara asal alias deportasi jika berkali-kali tak mematuhi protokol kesehatan.

Demikian terungkap dalam Rakor Tindak Lanjut Penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan di Provinsi Bali bersama Kemenko Maritim dan Investasi RI, Rabu 24 Februari 2021.

Rakor tersebut diikuti oleh sejumlah pemangku kepentingan di Bali, termasuk Polda Bali dan Wakil Gubernur Bali.

Badan Pengawasan Keimigrasian Bali pun mendukung penuh tindakan administrasi berupa deportasi bagi WNA pelanggar prokes.

Langkah deportasi segera bisa dilakukan dan hanya butuh dukungan berupa surat tertulis dari Pemprov Bali.

Baca juga: Terkait SE PPKM Mikro di Badung, Pedagang Nasi Jinggo Made Supada: Sejak Dulu Sudah Jualan Take Away

Wagub Bali, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ( Cok Ace) Cok Ace, menyampaikan alasan dan sejumlah ulah yang dilakukan WNA yang berada di Bali, sehingga menurutnya sudah sepantasnya sikap tegas diberikan kepada WNA tersebut.

"Denda Rp100.000 bagi pelanggar prokes untuk WNA di Bali, masih disepelekan. Akan ada revisi Pergub yang akan di sampaikan ke Menko untuk bahan rapat Menko dengan Dubes luar negeri," ujar Cok Ace.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace).
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace). (Dokumentasi Pemprov Bali)

Lanjut Wagub, WNA yang melanggar prokes bakal diberikan peringatan 1, peringatan 2 dan jalan terakhir, Pemprov Bali tak segan-segan bakal mendeportasi.

Selain itu, juga apabila ada WNA melawan dan melecehkan petugas Polisi, TNI, Satpol PP maka juga agar bersiap hengkang dari Pulau Dewata.

Baca juga: UPDATE: Cok Ace Terima Suntikan Vaksin Covid-19, Menandai Dimulainya Vaksinasi Tahap Kedua di Bali

Karo Ops Polda Bali Kombes Pol Firman Nainggolan atas izin Kapolda Bali dalam Rakor tersebut menyampaikan, Polda Bali terus berupaya maksimal untuk menimbulkan efek jera bagi WNA yang melanggar prokes.

"Seperti penindakan fisik dan lain sebagainya dan Polda Bali segera membentuk Satgas penanganan untuk orang asing, hari ini Polda Bali dan imigrasi berhasil menangkap dua orang WNA (DPO Internasional)," ungkap Karo Ops Polda Bali.

Pada kesempatan itu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Odo. R. M. Manuhutu, selaku pimpinan Rakor Tindak Lanjut Penindakan Pelanggaran Protokol Kesehatan di Provinsi Bali, menerima semua masukan.

Baca juga: Sindiran Menohok Rocky Gerung terkait Kunjungan Jokowi di Maumere NTT yang Berujung Kerumunan Massa

Ia menyampaikan, bahwa terjadi peningkatan wisatawan mancanegara yang melanggar prokes di Bali, serta masih banyak WNA menganggap sepele dan remeh petugas Satgas covid di Bali.

"Denda Rp.100.000 belum membuat jera WNA dan ada usulan untuk WNI tetap denda Rp.100.000 dan untuk WNA denda Rp.500.000 hingga 1 juta rupiah sehingga denda WNA lebih besar dan bisa menimbulkan efek jera," jelasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved