Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Bertemu dengan HPI DPD Bali, Menparekraf Sandiaga Uno Ajak Pramuwisata Tingkatkan Kapasitas Diri

Menparekraf mengatakan, pandemi yang memukul sektor pariwisata berdampak besar terhadap kegiatan sekitar 7.000 pramuwisata di Bali

Penulis: Zaenal Nur Arifin | Editor: Wema Satya Dinata
istimewa kiriman Biro Komunikasi Kemenparekraf
Menparekraf saat bertemu dengan perwakilan Himpunan Pramuwisata Indonesia DPD Bali di kampus Politeknik Pariwisata Bali. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN BALI.COM, MANGUPURA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengajak pelaku usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya pramuwisata untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

Terutama dalam memahami konsep pariwisata berkelanjutan yang akan menjadi tren pariwisata ke depan (pasca pandemi).

Hal ini disampaikannya dalam kegiatannya berkantor di Bali, saat melakukan pertemuan dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) DPD Bali, Kamis 25 Februari 2021 kemarin.

Menparekraf mengatakan, pandemi yang memukul sektor pariwisata berdampak besar terhadap kegiatan sekitar 7.000 pramuwisata di Bali.

Baca juga: Menparekraf Dorong Penyelamatan Pramuwisata di Bali

“Kita lihat dampak pandemi ini sangat berat. Hampir tujuh ribu lebih pramuwisata yang ada di Bali terkena dampaknya.

Ada yang sudah makan tabungan, makan hasil jual aset, dan bahkan pulang ke kampung halaman untuk menjadi pedagang, petani, dan nelayan.

Namun begitu, saya optimistis pramuwisata di Bali akan pulih kembali,” ujar Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangan tertulisnya, Jumat 26 Februari 2021.

Untuk itu Menparekraf Sandiaga mengajak para pramuwisata untuk optimistis dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Salah satunya dengan meningkatkan kapasitas diri dalam beradaptasi dan berinovasi melihat perubahan tren pariwisata ke depan.

Menparekraf menjelaskan perubahan tren saat ini adalah sustainable tourism.

Wisatawan yang berkunjung ke suatu destinasi jumlahnya akan lebih sedikit, tapi lebih berkualitas dan story telling terhadap suatu destinasi akan lebih kuat.

Pramuwisata merupakan salah satu komponen penting dalam jasa pariwisata.

Sebagai garda terdepan dalam menyambut para wisatawan yang datang ke suatu destinasi wisata, pramuwisata hadir untuk menceritakan atau memberikan informasi mengenai destinasi dari hulu ke hilir.

“Kalau dulu satu pramuwisata melayani kurang lebih 40 orang. Sekarang mungkin rasionya satu banding empat.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno: Tidak Lama Lagi Kita Siap untuk Menyambut Wisatawan ke Bali

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved