Breaking News:

Ramadan

43 Hari Menuju Ramadan 2021, Ini 7 Tradisi Unik Sambut Ramadan Dari Berbagai Daerah di Indonesia

berbagai daerah di Indonesia memiliki sejumlah tradisi unik untuk menyambut kedatangan Ramadan. Mulai dari mandi, makan besar bersama keluarga bahkan

Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Rizal Fanany
sejumlah anak-anak menyantap hidangan berbuka puasa dalam tradisi megibung saat bulan Ramadan di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Islam Kepaon, Denpasar, Rabu (15/5/2019). 

4. Dugderan, Semarang

Dugderan rasanya menjadi tradisi sambut Ramadan ala Kota Semarang yang paling populer.

Tradisi dugderan merupakan pesta rakyat yang biasanya diperingati dengan berbagai rangkaian acara.

Mulai dari tarian, arak-arakan, penabuhan bedug bahkan karnaval yang sangat meriah.

Sudah ada sejak 1881, tradisi dugderan ini identik dengan bedug dan petasan meriam.

Tidak lupa pula Warak Ngendog sebagai simbol kerukunan antar etnis masyarakat yang ada di Kota Semarang.

5. Megibung, Bali

sejumlah anak-anak menyantap hidangan berbuka puasa dalam tradisi megibung saat bulan Ramadan di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Islam Kepaon, Denpasar, Rabu (15/5/2019).
sejumlah anak-anak menyantap hidangan berbuka puasa dalam tradisi megibung saat bulan Ramadan di Masjid Al-Muhajirin, Kampung Islam Kepaon, Denpasar, Rabu (15/5/2019). (Tribun Bali/Rizal Fanany)

Megibung konon katanya berasal dari kata 'gibung' yang berarti kegiatan yang dikakukan oleh banyak orang, atau saling berbagi satu sama lain.

Tradisi megibung berasal dari Karangasem, Bali untuk menyambut datangnya bulan suci Ramdan.

Dalam perayaan tradisi ini biasanya masyarakat akan berkumpul bersama keluarga untuk makan bersama dalam satu wadah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved