Breaking News:

Ada Mutasi Virus Corona B.1.1.7, Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif 

Menjawab hal tersebut, Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio mengatakan, hingga saat ini, vaksin Covid-19 masih efektif

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi vaksin Covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Munculnya virus Covid-19 jenis baru atau B.1.1.7 membuat banyak masyarakat khawatir akan efektifitas vaksin Covid-19 yang kini beredar. 

Bisakah vaksin Covid-19 yang sekarang ada mampu melawan virus Corona B.1.1.7?

Menjawab hal tersebut, Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio mengatakan, hingga saat ini, vaksin Covid-19 masih efektif melawan mutasi virus corona asal Inggris atau B.1.1.7.

Baca juga: Tak Hanya Rina Gunawan, Deretan Pesohor di Indonesia Ini Juga Meninggal Karena Covid-19

"Sampai saat ini vaksin Covid-19 yang dikembangkan dianggap masih efektif menghadapi varian baru yang muncul, belum ada arahan menyesuaikan atau mengganti vaksin yang sedang dikembangkan," kata Amin saat dihubungi Kompas.com, Kamis 4 Maret 2021

Dikatakan oleh Amin, belum ada laporan terkait mutasi virus corona B.1.1.7 ini berpengaruh pada penurunan efikasi vaksin Covid-19 asal Sinovac.

Kendati demikian, jenis vaksin Covid-19 lain yang pernah diamati di beberapa negara menunjukkan ada penurunan efikasi terhadap varian virus corona baru.

Baca juga: Mutasi Virus Corona B117 Ternyata Ditemukan di Karawang, 2 TKI Diduga Terpapar dari Arab Saudi

"Jadi kekebalan dibangkitkan masih efektif untuk varian virus yang baru ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Amin menganjurkan, dalam situasi seperti sekarang ini, vaksinasi Covid-19 harus segera diselesaikan.

Dengan demikian, vaksinasi diharapkan dapat mencapai target kekebalan kelompok atau herd immunity sebagai salah satu cara mengatas pandemi Covid-19.

Sebelumnya diberitakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, dua kasus mutasi virus corona asal Inggris atau B.1.1.7 berasal dari WNI yang kembali dari Arab Saudi.

"Ini dari pelaku perjalanan yang kembali dari Arab Saudi ya," kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi Kompas.com, Rabu 3 Maret 2021. 

Nadia mengatakan, mutasi virus corona B.1.1.7 berbeda dari virus corona yang muncul pertama kali di Wuhan, China.

Ia mengatakan, mutasi virus corona tersebut lebih cepat menular, tetapi tidak mematikan.

"WHO belum mendapatkan laporan bukti bahwa virus mutasi Covid-19 ini lebih tinggi tingkat keganasannya," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lembaga Eijkman: Vaksin Covid-19 Masih Efektif Lawan Mutasi Virus Corona B.1.1.7"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved