Breaking News:

Sambut Hari Raya Nyepi, ITB STIKOM Bali Gelar Pameran & Lomba Ogoh-ogoh Mini, Dibuka Wawali Denpasar

Komunitas Seni Abianaya Aksata  yang merupakan gabungan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tabuh Bramaragita dan UKM Tari Tradisional ITB STIKOM Bali

Dokumentasi ITB Stikom Bali
Wawali Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa ditemani Prof. Made Bandem di lokasi pameran 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Untuk kedua kalinya masyarakat Bali tidak mengelar pawai ogoh-ogoh sebagai imbas dari situasi pandemi Covid 19.

Namun hal itu tidak menyurutkan semangat  Komunitas Seni Abianaya Aksata  yang merupakan gabungan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tabuh Bramaragita dan UKM Tari Tradisional ITB STIKOM Bali.

Mereka berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar menggelar pameran dan lomba ogoh-ogoh mini dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi 14 Maret 2021.

Tak pelak kegiatan ini mendapat pujian dari Wakil Wali (Wawali) Kota Denpasar.

Baca juga: Dikendalikan Lewat Bluetooth, Ogoh-Ogoh Ini Jadi Juara Lomba yang Digelar STIKOM Bali

Wakil Wali kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa, SE., M.Si menyatakan, teknologi menjadi kata kunci pelestarian seni dan biaya Bali saat ini dan untuk ke depan. 

Kemajuan teknologi informasi harus dimanfaatkan untuk melestarikan nilai nilai kearifan lokal Bali yang terkandung dalam seni dan budayanya untuk diwariskan kepada anak cucu.

“Terima kasih STIKOM Bali, saya mengapresiasi sekali kegiatan ini.

Karena itu saya sangat tertarik ke ITB STIKOM Bali agar kita bisa berdiskusi bagaimana melestarikan seni budaya Bali dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi,” kata Wakil Wali Kota Denpasar Kadek Arya Wibawa saat membuka acara tersebut di gedung Dharma Negara Alaya Denpasar, Minggu 7 Maret 2021.

Sebelumnya, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti yang menaungi ITB STIKOM Bali, Prof. Dr. I Made Bandem, MA dalam sambutannya  menjelaskan, ITB STIKOM Bali yang merupakan kampus IT tebaik kedua di Indonesia ini telah memiliki sebuah lembaga yang disebut Pusat Teknologi Komputer dan Budaya yang salah satu tugasnya adalah melestarikan seni dan budaya Bali dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

“Kami telah merepatriasi dan memproduksi ulang dokumentasi tentang Bali di masa lampau seperti film-film dan foto–foto yang sebelumnya tersimpan di luar negeri.

Halaman
123
Penulis: I Wayan Sui Suadnyana
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved