Breaking News:

Meski Sudah Dua Kali Divaksin, Kemenkes Sebut Masih Bisa Tertular Covid-19, Begini Penjelasannya 

Ratu Tatu Chasanah diketahui terpapar covid-19 setelah tidak terlihat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara peresmian Bendungan Sindangheula

Pixabay
Ilustrasi covid-19. 

TRIBUN-BALI.COM - Vaksinasi Covid-19 masih diragukan sebagian orang terkait khasiat dan efektifitasnya.

Terutama setelah adanya kejadian seseorang terkonfirmasi positif Covid-19 meski sudah divaksin. 

Hal ini juga terjadi pada Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

Padahal, Tatu diketahui telah menerima dua dosis vaksin Covid-19.

Baca juga: Profil Ashanty, Istri Anang Hermansyah Terinfeksi Covid-19, Idap Autoimun, Pernah Gejala Meningitis

Ratu Tatu menerima suntikkan dosis pertama pada 14 Januari dan dosis kedua pada 29 Januari di Pendopo Bupati bersama Forkopimda.

Ratu Tatu Chasanah diketahui terpapar covid-19 setelah tidak terlihat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam acara peresmian Bendungan Sindangheula di Kecamatan Pabuaran, Serang, Banten.

"Iya betul (positif Covid-19). Ibu Bupati melakukan pemeriksaan swab PCR dalam rangka persiapan bertemu dengan Presiden Jokowi," kata Agus, seperti dilansir Kompas.com, Minggu (7/3/2021).

Lalu, mengapa seseorang masih bisa berpotensi terkena Covid-19 meski telah dua kali divaksin?

Berikut ini penjelasan dari Kementerian Kesehatan:

Tak lindungi penularan

Halaman
12
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved