Breaking News:

Jelang Nyepi, Harga Cabai di Jembrana Melambung Hingga Rp 100 ribu, Bawang Merah Rp 35 Ribu

Karena hal ini pulalah, pedagang mengaku kesulitan untuk menjual cabai dan bawang merah secara eceran.

Tribun Bali/Noviana Windri Rahmawati
cabai 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1943, Aka jatuh pada 14 Maret 2021 mendatang.

Menjelang perayaan, beberapa pasokan kebutuhan dapur melambung tinggi.

Terutama untuk komoditi cabai dan bawang merah.

Bahkan harga cabai bisa melambung hingga nyaris 300 persen dari Februari lalu.

Karena hal ini pulalah, pedagang mengaku kesulitan untuk menjual cabai dan bawang merah secara eceran.

Hal itu dikarenakan, harga yang masih relatif tinggi.

Pedagang pun hanya mengkulak cabai dalam jumlah yang terbatas.

Salah seorang pedagang di Pasar Adat Lelateng, Putu Eli Septiantari (27) asal Kelurahan Dauhwaru, Jembrana, Bali mengaku harga cabai yang awalnya pada minggu pertama Februari di kisaran Rp 30 ribu per kg kini sudah menyentuh harga di kisaran Ro 100 ribu per kilogram.

Hal ini diduga lantaran pasokan ke Bali minim, dikarenakan musim penghujan dimana produksi cabai menurun dampak.

“Untuk yang dari lokalan memang ada, tapi untuk harganya jauh lebih mahal,” ucapnya, Rabu 10 Maret 2021.

Halaman
12
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana
Editor: Eviera Paramita Sandi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved