Breaking News:

Berita Denpasar

Seorang Perempuan Marah-marah Saat Akan Didenda Karena Tak Pakai Masker di Denpasar

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, hasil rapid test antigen yang dilakukan semua hasilnya negatif.

Satpol PP Denpasar
Sidak masker di Kelurahan Panjer 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Untuk menekan penularan covid-19, tim yustisi Kota Denpasar lakukan rapid test kepada 8 orang pelanggar protokol kesehatan.

Mereka terjaring saat penertiban protokol kesehatan di Jalan Tukad Pakerisan-Jalan Tukad Barito, Panjer, Denpasar, Rabu 10 Maret 2021.

Kasatpol PP Kota Denpasar, I Dewa Gede Anom Sayoga mengatakan, hasil rapid test antigen yang dilakukan semua hasilnya negatif.

Menurut Sayoga penertiban yang dilakukan hari ini terjaring sebanyak 26 pelanggar.

Baca juga: Sanur Akan Jadi Kawasan Zona Hijau, Dispar Denpasar Lakukan Sertifikasi CHSE Secara Bertahap

Dari jumlah tersebut 14 di denda ditempat karena tidak menggunakan masker dan 12 orang diberikan pembinaan karena tidak benar menggunakan masker.

Menurutnya, dari 26 orang terjaring hanya melakukan rapid test antigen kepada 8 orang saja.

“Untuk sisanya telah membawa surat hasil swab

Sehingga kami hanya melakukan rapid test antigen sebanyak 8 orang saja,” kata Sayoga.

Sayoga mengaku, dalam sidak kali ini, ada satu perempuan marah-marah saat di denda karena tidak menggunakan masker.

Halaman
12
Penulis: Putu Supartika
Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved