Breaking News:

Nyepi 2021

Serba-serbi Sambut Perayaan Nyepi 2021, Banjar Lap-lap Denpasar Lakukan Persiapan Upacara Melasti

Berbagai persiapan pun sudah dilakukan oleh beberapa masyarakat. Salah satunya adalah pada Banjar Lap-lap Sengguan, Penatih Dangin Puri, Denpasar Timu

(Tribun Bali/Rizal Fanany)
Sejumlah warga membuat penjor jelang melasti Banjar Laplap Sengguan, Desa Penatih Puri, Denpasar, Rabu 10 Maret 2021. Di masa pandemi upacara Melasti disejumlah pantai di Denpasar dibatasi guna mencegah penyebaran COVID-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Persiapan sambut perayaan hari Raya Nyepi sudah dilakukan oleh beberapa masyarakat Bali.

Salah satunya adalah pada persiapan melasti atau mekiis.

Sebelumnya untuk menyambut Nyepi masyarakat Bali akan berbondong-bondong pergi ke Pantai untuk upacara melis.

Namun dikarenakan situasi pandemi ini, jumlah pemedek atau orang-orang yang bersembahyang dibatasi. 

Upacara Melasti ini tetap berlangsung ditengah pandemi Covid-19 disetiap Desa di Bali.

Berbagai persiapan pun sudah dilakukan oleh beberapa masyarakat.

Baca juga: Masyarakat Tetap di Rumah Saat Rangkaian Nyepi, Bupati Tabanan Terbitkan SE Perpanjangan PPKM Mikro

Baca juga: Polresta Denpasar Siap Amankan Rangkaian Isra Miraj dan Hari Raya Nyepi Tahun 2021

Salah satunya adalah pada Banjar Lap-lap Sengguan, Penatih Dangin Puri, Denpasar Timur.

Ketika dijumpai, Kepala Lingkungan Banjar Lap-lap Sengguan, Ketut Suadi beserta pengurus Banjar lainnya sedang membuat penjor sebanyak empat buah untuk perayaan Melasti yang akan diakan Kamis besok.

Ia mengatakan perbedaan upacara Melasti ini dengan sebelumnya adalah pada jumlah pemedek yang lebih sedikit. 

"Jumlah pemedek yang mengikuti kegiatan Melis hanya boleh 30 sampai 40 orang. Nantinya yang akan mengikuti ini adalah pengurus dan para pemangku di Banjar saja. Dan melis nantinya akan dilaksanakan di Pantai Padang Galak, Sanur pada, Kamis (11 Maret 2021) pukul 07.00 Wita," ungkapnya pada, Rabu (10 Maret 2021). 

Lebih lanjut ia menambahkan, nantinya ketika bersembahyang di Pantai Padang Galak, Pemedek tidak akan berkerumun. Hanya beberapa orang saja yang mengikuti.

Dan nantinya seluruh sarana upacara akan dibawa dengan kendaraan sehingga nantinya tidak akan ada iring-iringan pemedek yang akan melis. 

"Untuk sarana upacaranya masih sama seperti dulu namun hanya saja jumlah pesertanya yang dibatasi," tambahnya. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved