Breaking News:

Dorong Iklim Usaha UMKM, PLN UID Bali Konsisten Kelola Rumah BUMN

PLN secara aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat. 

PLN UID Bali
Rumah BUMN Denpasar menggelar kegiatan Business Insight #5 dengan tema Menyusun Proyeksi Bisnis bersama Konsultan dan Praktisi Bisnis Hanitianto Joedo yang juga merupakan Pengelola Rumah BUMN. Acara yang diikuti oleh 36 peserta ini dilakukan secara virtual, Rabu (10/3/2021). 

TRIBUN-BALI.COM - Upaya PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Bali dalam mendukung Pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah telah diwujudkan dalam program Rumah BUMN Denpasar yang pengelolaannya telah memasuki tahun ke 4.

Rumah BUMN Denpasar merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN UID Bali yakni PLN Peduli, yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN untuk pemberdayaan UMKM.

Melalui Program Rumah BUMN, PLN secara aktif memberikan bimbingan dan bantuan kepada pengusaha golongan ekonomi lemah, koperasi dan masyarakat. 

Rabu (10/3/2021), Rumah BUMN Denpasar menggelar kegiatan Business Insight #5 dengan tema Menyusun Proyeksi Bisnis bersama Konsultan dan Praktisi Bisnis Hanitianto Joedo yang juga merupakan Pengelola Rumah BUMN. Acara yang diikuti oleh 36 peserta ini dilakukan secara virtual. 

Assistant Manager CSR & PKBL PLN UID Bali, Yoga dalam sambutan pembuka mengatakan bahwa UMKM memegang peranan penting dalam memakmurkan ekonomi negara, baik melalui penciptaan lapangan kerja, mendorong kesejahteraan masyarakat, maupun menciptakan inovasi baru, sehingga kontribusinya sangat besar 

“Kami menyadari bahwa upaya Rumah BUMN untuk menaikan kelas UMKM-UMKM di masa pandemi ini juga muncul banyak kendala. Namun ini menjadi tantangan sehingga kami berharap pengelola juga mampu melihat peluang dan berinovasi mencari solusi terbaik untuk rekan-rekan UMKM,” tambahnya. 

Ia menambahkan keterpurukan UMKM di masa pandemi ini diharapkan tidak berlama-lama, dan Rumah BUMN ingin menjadi salah satu inisiator bagi UMKM untuk dapat segera bangkit. 

Hanitianto Joedo saat memberikan materi banyak menjelaskan mengenai proyeksi bisnis, tujuan pemberian materi ini adalah agar pelaku UMKM dapat mengelola bisnisnya dengan baik dan benar dan secara khusus mengetahui tolak-ukur keberhasilan atau kegagalan bisnisnya.

“631 Pelaku UMKM yang saat ini terdaftar di Rumah BUMN Denpasar bergerak di sektor kuliner, fashion, craft dan perdagangan, sehingga materi yang kami sampaikan sasarannya untuk meningkatkan pengetahuan mereka dalam pengelolaan bisnis hingga mengukur kinerja bisnis mereka,” jelasnya.

Peningkatan kapasitas UMKM juga dapat diukur dari teknik pemasarannya, dari data Rumah BUMN Denpasar saat ini terdapat 47% yang telah memiliki toko di marketplace. Pun penggunaan media sosial sebagai wadah promosi dilakukan 63% anggota Rumah BUMN Denpasar

Halaman
12
Editor: Widyartha Suryawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved