Man United Vs AC Milan, Duel Jago Penalti

DUEL dua tim yang sama-sama jago penalti akan tergelar saat Manchester United menjamu AC Milan dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa

twitter@acmilan
Pemain AC Milan Dalot Diogo melakukan selebrasi setelah membawa Rossoneri sukses mengalahkan Hellas Verona dilanjutan Liga Italia pekan 26, Senin 7 Maret 2021 - Man United Vs AC Milan, Duel Jago Penalti 

TRIBUN-BALI.COM - DUEL dua tim yang sama-sama jago penalti akan tergelar saat Manchester United menjamu AC Milan dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Old Trafford, Jumat 13 Maret 2021 dini hari.

Predikat jago penalti itu memang pantas disandang kedua tim. Manchester United termasuk tim yang paling banyak mendapat penalti musim ini di Inggris.

Tercatat mereka telah memperoleh 14 penalti, dengan sembilan di antaranya terjadi di Liga Primer Inggris dan hanya kalah satu dari Leicester City sebagai tim dengan perolehan terbanyak.

Catatan tersebut masih berpeluang untuk mengejar pencapaian mereka musim 2019/20 lalu, yakni dengan 14 penalti semusim Liga Primer, yang merupakan rekor tersendiri dalam sejarah kompetisi.

Baca juga: Man United Vs AC Milan - Saking Kagumnya, Ibrahimovic Sampai Disebut Pemain yang Kejam

Baca juga: Man United Vs AC Milan - Jalani Pemeriksaan Medis, Marcus Rashford Diragukan Bela Setan Merah

Baca juga: Jelang Kickoff Derby Man City vs Man United, Ini Prediksi Susunan Pemain, Henderson Gantikan De Gea

Dari total 14 penalti yang mereka dapatkan di semua kompetisi musim ini, 13 di antaranya sukses dikonversi menjadi gol.

Dan sang eksekutor utama, Bruno Fernandes menorehkan catatan 10 gol dari 11 kesempatan eksekusi.

Gol lewat penalti Fernandes teranyar terjadi saat United mengalahkan City 2-0.

Pemain asal Portugal ini menegaskan, jadi eksekutor penalti bukanlah hal yang mudah, seperti yang dibayangkan banyak orang.

"Setiap penalti memiliki tekanan yang sama bagi saya. Tidak masalah apakah itu melawan City, atau tim lain. Selalu ada tekanan untuk mengambil penalti," katanya.

Namun, Fernandes justru menyukai tekanan di titik putih kotak penalti.

"Itu tekanan yang bagus. Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya melakukannya dengan cara yang benar dengan kekuatan yang tepat dan saya senang mencetak gol, tentu saja," katanya.

Dia mengakui tak peduli dengan sindiran banyak orang yang menyebut timnya sebagai raja penalti.

"Jujur bagi kami ini hanya tentang menang. Orang akan selalu mengeluh tentang segala hal. Tidak peduli bagaimana Anda mencetak gol, ketika bola menyentuh gawang, itu adalah gol. Saya akan senang dan tidak masalah apakah itu saya atau orang lain yang mencetak gol," katanya menegaskan.

Sementara Milan adalah 'rajanya penalti' di Serie A musim ini.

Total 16 penalti sudah mereka dapatkan di kompetisi domestik, dan jumlah tersebut jauh meninggalkan para pesaing.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved