Man United Vs AC Milan, Duel Jago Penalti
DUEL dua tim yang sama-sama jago penalti akan tergelar saat Manchester United menjamu AC Milan dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa
TRIBUN-BALI.COM - DUEL dua tim yang sama-sama jago penalti akan tergelar saat Manchester United menjamu AC Milan dalam leg pertama babak 16 besar Liga Europa di Old Trafford, Jumat 13 Maret 2021 dini hari.
Predikat jago penalti itu memang pantas disandang kedua tim. Manchester United termasuk tim yang paling banyak mendapat penalti musim ini di Inggris.
Tercatat mereka telah memperoleh 14 penalti, dengan sembilan di antaranya terjadi di Liga Primer Inggris dan hanya kalah satu dari Leicester City sebagai tim dengan perolehan terbanyak.
Catatan tersebut masih berpeluang untuk mengejar pencapaian mereka musim 2019/20 lalu, yakni dengan 14 penalti semusim Liga Primer, yang merupakan rekor tersendiri dalam sejarah kompetisi.
Baca juga: Man United Vs AC Milan - Saking Kagumnya, Ibrahimovic Sampai Disebut Pemain yang Kejam
Baca juga: Man United Vs AC Milan - Jalani Pemeriksaan Medis, Marcus Rashford Diragukan Bela Setan Merah
Baca juga: Jelang Kickoff Derby Man City vs Man United, Ini Prediksi Susunan Pemain, Henderson Gantikan De Gea
Dari total 14 penalti yang mereka dapatkan di semua kompetisi musim ini, 13 di antaranya sukses dikonversi menjadi gol.
Dan sang eksekutor utama, Bruno Fernandes menorehkan catatan 10 gol dari 11 kesempatan eksekusi.
Gol lewat penalti Fernandes teranyar terjadi saat United mengalahkan City 2-0.
Pemain asal Portugal ini menegaskan, jadi eksekutor penalti bukanlah hal yang mudah, seperti yang dibayangkan banyak orang.
"Setiap penalti memiliki tekanan yang sama bagi saya. Tidak masalah apakah itu melawan City, atau tim lain. Selalu ada tekanan untuk mengambil penalti," katanya.
Namun, Fernandes justru menyukai tekanan di titik putih kotak penalti.
"Itu tekanan yang bagus. Saya tahu apa yang harus saya lakukan. Saya melakukannya dengan cara yang benar dengan kekuatan yang tepat dan saya senang mencetak gol, tentu saja," katanya.
Dia mengakui tak peduli dengan sindiran banyak orang yang menyebut timnya sebagai raja penalti.
"Jujur bagi kami ini hanya tentang menang. Orang akan selalu mengeluh tentang segala hal. Tidak peduli bagaimana Anda mencetak gol, ketika bola menyentuh gawang, itu adalah gol. Saya akan senang dan tidak masalah apakah itu saya atau orang lain yang mencetak gol," katanya menegaskan.
Sementara Milan adalah 'rajanya penalti' di Serie A musim ini.
Total 16 penalti sudah mereka dapatkan di kompetisi domestik, dan jumlah tersebut jauh meninggalkan para pesaing.
Untuk semua kompetisi, Rossoneri memiliki 20 penalti.
Hanya saja, konversi mereka lebih buruk ketimbang United, yakni hanya memasukkan 15 dari total 20 penalti yang mereka peroleh.
Franck Kessie menjadi yang terdepan dalam urusan mencetak gol penalti Milan, dengan mencetak sembilan dari 10 kesempatan menembak bola dari titik putih.
Mungkinkah hasil akhir dari big match dini hari nanti akan ditentukan pula oleh penalti?
Menariknya lagi, kedua tim sama-sama sedang berjuang untuk jadi yang teratas di liga masing-masing, dan sama-sama juga tertinggal dari tim satu kota.
United tertinggal 11 poin dari Manchester City di Liga Primer, sedang AC Milan tertinggal enam poin dari Inter Milan di Serie A.
Kedua tim sama-sama menatap duel ini dengan kepercayaan diri penuh.
United baru saja mengalahkan tuan rumah Manchester City 2-0 lewat penalti Bruno Fernandes dan gol Luke Shaw untuk memutus catatan 21 kemenangan beruntun sang rival sekota.
Sedang Rossoneri mengalahkan tuan rumah Hellas Verona 2-0 lewat gol-gol Rade Krunic dan Diogo Dalot di Serie A.
United mencapai babak 16 besar ini setelah menyingkirkan Real Sociedad dengan agregat 4-0, sedangkan Milan bersusah mengeliminasi Red Star Belgrade lewat gol tandang dalam agregat 3-3.
Sayangnya, dua pemain pilar di masing-masing kubu tak bisa bermain karena cedera. Kubu United kehilangan Paul Pogba yang dibekap cedera.
Sementara Zlatan Ibrahimovic diragukan bakal fit untuk menghadapi mantan klubnya.
Liga Europa
Leg ke-1 16 Besar
Stadion Old Trafford, Manchester
Jumat 12 Maret 2021 dini hari
Manchester United (4-2-3-1): Henderson; Telles, Maguire, Bailly, Wan-Bissaka; Fred, McTominay; James, Fernandes, Greenwood; Martial.
Kondisi tim:
Cedera: Pogba, Jones
Meragukan: De Gea, Van de Beek, Cavani, Rashford, Shaw
AC Milan (4-2-3-1): G Donnarumma; Dalot, Romagnoli, Tomori, Kalulu; Kessie, Meite; Castillejo, Krunic, Saelemaekers; Leao.
Kondisi tim:
Cedera: Bennacer, Mandzukic, Bonera, Brahim Diaz
Meragukan: Calhanoglu, Rebic, Hernandez, Ibrahimovic
(Tribunnews/den)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pemain-ac-milan-dalot-diogo-melakukan-selebrasi-setelah-membawa-rossoneri.jpg)