Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

50 Persen Bangunan Sekolah di Karangasem Masih Rusak, Terbanyak di 5 Kecamatan Ini

Dari 336 SD di Karangasem, hampir 50 persen lebih kondisi sekolah rusak. Tersebar di delapan Kecamatan di Karangasem.

Tayang:
Penulis: Saiful Rohim | Editor: Noviana Windri
tribun bali/saiful rohim
Kondisi bangunan sekolah di Karangasem, Kamis (19/12/2019). 

TRIBUN-BALI.COM, AMLAPURA - Hampir 50 persen lebih bangunan sekolah di Karangasem kondisinya rusak berat dan sedang.

Kondisi tersebut tersebar di delapan Kecamatan di Karangasem.

Terbanyak yakni sekolah di Kecamatan Kubu, Selat, Rendang, Bebandem, beserta Kecamatan Abang.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, Gusti Ngurah Kartika mengaku, kerusakan bangunan sekolah bervariatif. 

Ada sekolah yang atapnya bocor, plafonnya jebol, tembok retak dan pecah, sampai kerangka bangunannya  keropos kaarena usianya sudah tua.

Baca juga: Plafon Jebol dan Kayu Atap Rapuh, Siswa SD di Karangasem Ini Takut Bangunan Sekolah Ambruk

Baca juga: Baru Dua Tahun Plafon Gedung SMPN 2 Mengwi Sudah Jebol, Proyek Pembangunan Sekolah Habiskan Rp 29 M

"Dari 336 SD di Karangasem, hampir 50 persen lebih kondisi sekolah rusak. Tersebar di delapan Kecamatan di Karangasem. Bangunan yang rusak  perlu diperbaiki, tapi harus bertahap,"imbuh Gusti Ngurah Kartika.

Bangunan SD yang kondisinya rusak disebabkan beberap hal.

Satu diantaranya karena usia bangunan sudah tua.

Bangunan SD rata - rata dibangun zaman inpres Bapak Soeharto.

Terkadang fisik luar kelihatan bagus, tapi bangunan di dalam kondisinya sudah rusak parah, rapuh berserta keropos.

Untuk menekan jumlah kasus sekolah rusak di Karangasem, kata Gusti Ngurah Kartika, pemerintah daerah Karangasem rencana lakukan perbaikan secara bertahap sesuai anggaran.

Pengerjaan dilakukan bertahap.

Perbaikan dilakukan berdasarkan prioritas kerusakan, dan laporan dari sekolah.

Pendanaan untuk kegiatan rehab & pmbangunan gedung sekolah bersumber dari APBD Kabupaten dan bantuan alokasi khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

Nominal bantuan perbaikan setiap sekolah bervariatif sesuai volume kerusakan.

Baca juga: Pascagempa 2018, Kini Bangunan Sekolah Terdampak di Bangli Mulai Direnovasi

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved