Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Setelah Unggah Status Minta Ampunan Dosa, Ibu Satu Anak itu Akhiri Hidup

Setelah Unggah Status Minta Ampunan Dosa, Ibu Satu Anak itu Akhiri Hidup

Foto Istimewa dan surya.co.id/mohammad romadoni
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM - Seorang wanita 31 tahun nekat gantung diri pakai tali tambang di rumahnya.

Sebelum mengakhiri hidupnya, korban sempat mengunggah status di Facebook.

Status tersebut berisi mohon ampunan dosa dari Tuhan.

Peristiwa terjadi di lingkungan Bandungan Wetan RT 8 RW 3 Kelurahan Kajen, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.

Baca juga: Percobaan Bunuh Diri Kembali Terjadi di Denpasar Bali, Wanita Ini Tenggak Belasan Butir Obat Tidur

Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Kajen Iptu Isnovim saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (18/3/2021).

"Betul, kita mendapatkan laporan dari masyarakat itu Rabu (17/3/2021) sekitar pukul 17.00 WIB adanya orang bunuh diri."

"Setelah didatangi ke lokasi, ternyata korban sudah diturunkan dari tempat gantung diri," kata Kapolsek Kajen Iptu Isnovim.

Baca juga: Sosok Praka David Prajurit Paskhas TNI AU yang Menggagalkan Aksi Percobaan Bunuh Diri di Wisma Atlet

Kemudian, setelah dicek dan dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban, memang benar ada bekas jeratan di lehernya.

Iptu Isnovim mengatakan, korban yang merupakan seorang wanita berusia 31 tahun, sebelum bunuh diri memposting status di akun Facebook miliknya.

Korban ditemukan oleh anaknya sekitar pukul 13.00 WIB, dalam posisi tali tambang terikat di leher korban.

"Korban ini bernama Tri Haryanti, ibu rumah tangga dan punya satu anak yang umurnya 12 tahun. Penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan."

"Berdasarkan informasi yang didapat, sebelum gantung diri korban bikin status di akun Facebooknya yang menuliskan 'Ya Allah ampuni dosaku'.

Pihaknya menuturkan, awalnya itu anak korban yang habis pulang bermain, melihat ibunya sudah gantung diri.

Setelah itu, anak korban memotong tambang yang terikat di leher korban.

"Habis memotong tambang tersebut, anak korban menunggu bapaknya yang masih kerja. Setelah bapaknya pulang, korban langsung dibawa ke RSUD Kajen, habis dari rumah sakit ayahnya melaporkan kejadian tersebut ke polsek," tuturnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved