Liga Eropa

Luke Shaw Akui Permainan Manchester United Saat Singkirkan AC Milan Jelek: Sebut Modal Untung Saja

Luke Shaw, jangkar bertahan Manchester United melontarkan komentarnya terkait permaian jelek Setan Merah saat mempecundangi AC Milan

Editor: Ady Sucipto
Oli SCARFF / AFP
Bek Inggris Manchester United Harry Maguire (kiri) dan bek Inggris Manchester United Luke Shaw (kanan) bereaksi setelah AC Milan mencetak gol penyeimbang pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa UEFA antara Manchester United dan AC Milan di Old Trafford di Manchester , Inggris barat laut, pada 11 Maret 2021. 

TRIBUN-BALI.COM – Luke Shaw, jangkar bertahan Manchester United melontarkan komentarnya terkait permaian jelek Setan Merah saat mempecundangi AC Milan di leg kedua babak 16 besar Liga Eropa.

Duel AC Milan vs Man United di Stadion San Siro, Jumat 19 Maret 2021 dini hari, berkesudahan dengan tersingkirnya Rossoneri setelah takluk satu gol dari Manchester United.

Manchester United unggul melalui gol Paul Pogba sekaligus mengantarkan tiket lolos ke babak perempat final Liga Eropa setelah menang agregat 2-1 dari AC Milan.

Final kepagian AC Milan vs Man Utd tersebut memunculkan nama Paul Pogba sebagai man of the match.

Baca juga: Pioli Sebut Ada yang Salah dari AC Milan Saat Dipermalukan Man United, Leluasanya Pogba Jadi Petaka

Baca juga: Hasil AC Milan vs Man United: Datang dari Bangku Cadangan Pogba Hanya Butuh 3 Menit Bobol Rossoneri

Baca juga: Mimpi Indah AC Milan di Liga Eropa Ambyar oleh Manchester United, Gol Paul Pogba Jadi Biang Keroknya

Secara garis besar, permainan kedua tim sama kuatnya.

Berdasakan data dari laman Flashscore, baik AC Milan dan Manchester United sama-sama membukukan 50 persen penguasan bola.

Namun ball possession tidak selalu mengarahkan bahwa permainan tim baik-baik saja.

Luke Shaw pun mengakui bahwa Manchester United hanya mampu sebentar saja bermain bagus.

"Saya akan jujur, dan saya pikir staf akan setuju, kami sama sekali tidak bagus. Terutama babak pertama, kami sangat buruk," terang Luke Shaw, dikutip dari laman Football Italia.

"Saya pikir dalam 10 hingga 15 menit awal pertandingan babak pertama permainan tim berlangsung lancar."

"Kami terus mengontrol bola dan menguasai jalannya laga, namun itu hanya sebentar."

"Nyatanya, kami terlalu ceroboh, terlalu mudah memberikan penguasaan bola pada tim lawan hingga melakukan kesalahan sendiri."

Baca juga: Update Hasil Liga Eropa dan Daftar 8 Tim Lolos ke Perempat Final, Nasib Tragis AC Milan dan Spurs

Baca juga: Hasil Liga Eropa: Eks Gelandang Juventus Bawa Manchester United Singkirkan AC Milan, Pogba Ciamik!

Baca juga: Hasil AC Milan vs Manchester United, Agresivitas Serangan MU Kesulitan Bongkar Pertahanan Rossoneri

Disinggung mengenai kemenangan Manchester United, Luke Shaw: "Saya pikir kami modal untung saja (mampu memenangkan pertandingan)," terangnya menambahkan.

Lebih lanjut, Shaw memberikan pujian atas semangat juang dan etos kerja yang dilakukan oleh pemain AC Milan.

Ia sadar bahwa menghadapi tim sekaliber Rossoneri bukanlah sesuatu yang mudah untuk meraih kemenangan.

Baca juga: Video Detik-detik Pemain Ranger FC Kemar Roofe Lakukan Tendangan Kungfu ke Kiper Slavia Praha

Baca juga: AC Milan Vs Man United - Semangat Setan Merah Marcus Rashford, Paksa Main Meski Cedera Bahu

Baca juga: AC Milan vs Man United Jumat 19 Maret 2021, Semangat Berlipat Ibra

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved