Breaking News:

Terusan Suez

Terusan Suez Bisa Macet Berminggu-minggu, Dunia Rugi Rp 5,6 Triliun Per Jam

Perkiraan macet berminggu-minggu itu disampaikan kepala Smit Salvage, perusahaan Belanda yang mengirim tim untuk mengevakuasi kapal Evergreen Marine.

Editor: DionDBPutra
AFP/Suez CANAL
Foto yang dirilis Otoritas Terusan Suez pada 26 Maret 2021 menunjukkan kapal keruk coba membebaskan MV Ever Given (Evergreen) milik Taiwan yang kandas. Kapal sepanjang 400 meter dan lebar 59 meter itu tersangkut ke samping sehingga menghalangi semua lalu lintas di seberang jalur air Terusan Suez Mesir. 

TRIBUN-BALI.COM, SUEZ - Kepala Smit Salvage memperkirakan proses evakuasi kapal MV Ever Given yang tersangkut sehingga membuat Terusan Suez macet bisa memakan waktu sampai berminggu-minggu.

Sementara kemacetan Terusan Suez sejak Selasa 23 Maret 2021 itu membuat dunia rugi 400 juta dolar AS atau setara Rp 5,6 triliun per jam untuk barang yang tertunda sampai ke tujuan.

Perkiraan macet berminggu-minggu itu disampaikan kepala Smit Salvage, perusahaan Belanda yang mengirim tim untuk mengevakuasi kapal milik operator Evergreen Marine Corp asal Taiwan tersebut.

Baca juga: Tangis Pilu Wanita Yang Kehilangan 12 Orang Sekeluarga Karena Kapal Karam di Danau Toba

Baca juga: Kisah 3 Nelayan Sukabumi Temukan Benda Aneh Mirip Kapal Karam Via Google Maps, Terungkap Fakta Ini

Tim dari Smit Salvage tiba di Suez Mesir hari Kamis 25 Maret 2021. Kapal Ever Given tersangkut karena diterpa badai pasir.

"Ini benar-benar paus yang berat di pantai, bisa dibilang begitu," kata Peter Berdowski, CEO perusahaan induknya, Boskalis, kepada program berita TV Belanda, Nieuwsuur, pada Rabu malam 24 Maret 2021.

"Saya tidak mau berspekulasi, tapi bisa memakan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu," kata Berdowski kepada AFP.

"Jangka waktu bisa sampai berminggu-minggu, karena proses evakuasi bisa mencakup pemindahan kontainer dari kapal, dan beberapa pengerukan jika memang kapal benar-benar tak bisa bergerak," tambah Berdowski.

"Masih ada bensin dan air yang harus dikeluarkan. Anda harus menurunkan bobotnya sebanyak mungkin. Kalau gagal maka hanya tersisa beberapa solusi, termasuk mengeluarkan kontainer."

Menurut dia, mendapatkan peralatan yang diperlukan ke lokasi juga butuh waktu karena belum tentu alat-alat yang dibutuhkan ada di dekat terusan itu.

Ia menerangkan, sekarang sudah terlambat mengerahkan kapal tunda karena berisiko merusak Kapal Ever Given, yang panjangnya 400 meter, lebar 59 meter, dan berbobot 200.000 ton.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved