Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bom Bunuh Diri

Foto Diduga Wajah Pelaku Bom Makassar Beredar, Motornya Pernah Dipakai Pegawai Honorer DPRD

Namun rupanya motor itu tak lagi digunakan Adi karena sudah ditarik debt collector pada 2015 lalu.

Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribuntimur.com/dok Polda Sulses
Foto wajah terduga pria pelaku bom bunuh diri di Katedral Makassar, satu pelaku wanita hancur jasadnya. 

TRIBUN-BALI.COM - Setelah adanya peristiwa dugaan bom bunuh diri di gereja Katedral Makassar, foto wajah salah satu pelaku beredar di kalangan wartawan.

Hal ini didapatkan seusai polisi melakukan proses identifikasi di lapangan Minggu, 28 Maret 2021. 

Akan tetapi polisi belum merilis siapa identitas kedua pelaku.

Baca juga: Raffi Ahmad Dirikan Sekolah Sepakbola RANS bersama Hamka Hamzah hingga Akuisisi Cilegon United FC

"Sudah dilakukan penelitian oleh tim Inafis dan DVI, siapa kedua pelaku ini. Mudah-mudahan dalam waktu singkat kita bisa sampaikan identitas kedua pelaku," ujar Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan..

Polisi juga telah bergerak menelusuri pemilik motor matic DD 5984 MD yang dikendari pelaku.

Polisi mendatangi rumah Adi Kurniawan (Adi) seorang Honorer DPRD Provinsi Sulawesi Selatan di Keluragan Pampang Kecamatan Panakukang.

Motor itu sendiri atas nama Hasniawati yang tak lain adalah kakak Adi.

Baca juga: Sukses Besar, 7 Zodiak Ini Diprediksi Beruntung Senin 29 Maret 2021, Ini Daftarnya

Namun rupanya motor itu tak lagi digunakan Adi karena sudah ditarik debt collector pada 2015 lalu.

Hal itu disampaikan langsung Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Saat meninjau lokasi ledakan, Minggu 28 Maret 2021 malam bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Hasil identifikasi sementara polisi, menemukan fakta ada dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Kota Makassar, Minggu (28/3/2021).

Pasangan 'pengantin' bom bunuh diri itu sama-sama meninggal dengan kondisi mengenaskan.

Jasad wanitanya hancur, sedang jasad pria-nya lengket dan gosong pada sepeda bangkai motornya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol E Zulpan menjelaskan, Tim Inafis dan DVI dan Puslabfor Polda Sulsel telah mengumpulkan serpihan tubuh pelaku di sekitar lokasi kejadian.

Dari pengumpulan serpihan tubuh itu, diperoleh kesimpulan bahwa pelaku berjumlah dua orang.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved