Berita Denpasar
Sambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan, Yayasan Baitul Mu’miniin BKDI Bali Adakan Bekam Massal
Tak terasa bulan suci Ramadhan akan tiba dalam waktu delapan hari lagi yaitu pada Senin 12 April 2021 mendatang.
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Tak terasa bulan suci Ramadhan akan tiba dalam waktu delapan hari lagi yaitu pada Senin 12 April 2021 mendatang.
Beberapa masyarakat tentunya sudah bersiap untuk hadapi datangnya bulan Ramadhan ini.
Salah satunya Yayasan Baitul Mu’miniin BKDI Bali.
Pada hari ini, Minggu 4 April 2021, Yayasan yang berlokasi di Jalan Tukad Batu Agung Nomor 3, Panjer, Denpasar Selatan, adakan tiga kegiatan untuk sambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Baca juga: BACAAN Niat Puasa Bayar Hutang Puasa Ramadhan & JADWAL Imsakiyah Ramadhan 2021 Wilayah Kota Denpasar
Baca juga: 5 Ide Camilan Dari Buah Goreng Untuk Menu Buka Puasa Ramadhan, Pernah Coba Stroberi Goreng?
Baca juga: 5 Ide Olahan Ayam Khas Nusantara Untuk Menu Buka Puasa Ramadhan, Ayam Taliwang Hingga Ayam Woku
Ketika dikonfirmasi, Mardi Soemitro yang selaku Ketua Umum Yayasan Baitul Mu’miniin BKDI Bali mengatakan, rangkaian acara tersebut terdiri dari bekam massal, gurah mata serta bazzar murah.
"Rangkaian acaranya terdapat tiga yaitu bekam massal yang berlaku untuk hari ini saja untuk meramaikan program kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19. Kemudian ada bazzar murah, yang diperuntukkan masyarakat yang ingin berjualan dan juga ada gurah mata," ungkapnya.
Semua kegiatan yang diadakan Yayasan Baitul Mu’miniin BKDI Bali dikhususkan untuk hari ini saja.
Sementara, bagi masyarakat yang ingin mengikuti bekam dan gurah mata tidak ditarik nominal dan dipersilahkan untuk membayar seikhlasnya saja.
Sedangkan untuk gurah mata sendiri berfungsi untuk meredakan keluhan pada mata seperti minus dan plus.
"Dikarenakan ini kegiatan sosial untuk masyarakat luas baik yang muslim dan non muslim sehingga tidak ditarik biaya maksimal, namun bagi yang berkenan bisa saja melakukan infaq," tambahnya.
Nantinya sebelum melakukan bekam, akan dilakukan skrining terlebih dahulu oleh petugas yang berjaga di area bekam.
Skrining kesehatan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah atau tensi, dilanjutkan dengan menanyakan penyakit yang diderita serta di mana letak keluhan sakitnya.
Untuk saat ini kegiatan bekam massal masih dibatasi jumlahnya hingga beberapa orang.
"Dalam sehari jumlah peserta bekam dibatasi beberapa orang saja mengingat mentaati Protokol Kesehatan di tengah pandemi Covid-19," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/bekam-massal-yang-diadakan-yayasan-baitul-mukminin.jpg)