Corona di Bali
Bertambah, Satu Pasien Meninggal Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Jembrana Bali
Pasien datang ke IGD RSU Negara pada 4 April 2021 lalu sekitar pukul 20.29 Wita, dengan keluhan sesak sejak masuk ke RSU.
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Seorang pasien meninggal dunia karena Covid-19.
Satu pasien yang meninggal berjenis kelamin perempuan paruh baya, berusia 75 tahun.
Dengan demikian kasus meninggal dunia di Jembrana ada sekitar 75 orang.
Plt Direktur RSU Negara, dr Ni Putu Eka Indrawati mengatakan, pasien sendiri diketahui mengalami Covid 19 dengan gejala berat, yakni Pneumonia dengan ARDS, kemudian Septik, dan syok septik.
Baca juga: MDA Jembrana Imbau Umat Hindu Tetap Terapkan Prokes Saat Rayakan Galungan
Pasien datang ke IGD RSU Negara pada 4 April 2021 lalu sekitar pukul 20.29 Wita, dengan keluhan sesak sejak masuk ke RSU.
“Pasien juga mengalami demam sejak sehari sebelumnya dan mengalami batuk.
Kemudian juga mengalami mual setiap kali makan,” ucapnya, Rabu 13 April 2021.
Eka mengaku, bahwa korban sendiri sudah mendapat perawatan optimal.
Dan dari swab PCR dan Rapid tes antigen diketahui juga hasilnya positif.
Pasien sejak Senin 11 April 2021 mengalami kondisi memburuk, dan dirawat di ICU.
“Ketika kami akan merujuk ke Sanglah memang keluarga menolak.
Akhirnya pada sekitar pukul 01.10 Wita dini hari pasien dinyatakan meninggal dunia,” bebernya.
Eka menambahkan, untuk saat ini pihaknya merawat sekitar delapan orang pasien di ruang isolasi.
Untuk kasus positif sendiri, ada sekitar 2.226 dan sembuh 2.127 pasien.
Baca juga: Wabup Ipat Buka Pelatihan Kerja di Jembrana untuk Tekan Pengangguran
Pihaknya terus melakukan perawatan optimal kepada setiap pasien di dua ruang isolasi yang ada saat ini. (*)
Artikel lainnya di Berita Jembrana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-update-covid-19-di-bali15-agustus-2020.jpg)