Breaking News:

Berita Jembrana

Dua Kebakaran Terjadi Dalam Semalam di Jembrana

Dalam semalam petugas pemadam kebakaran (PMK) Jembrana harus berjibaku dengan si jago merah. Dua kebakaran terjadi di dua desa dalam satu kecamatan.

Istimewa
Dua kejadian kebakaran di Jembrana, Bali dalam semalam, Kamis 15 April 2021 kemarin 

 

 

TRIBUN-BALI.COM, JEMBRANA - Dalam semalam petugas pemadam kebakaran (PMK) Jembrana harus berjibaku dengan si jago merah.

Dua kebakaran terjadi di dua desa dalam satu kecamatan.

Sebuah toko sembako dan rumah dilalap si jago merah.

 

Kasatpol PP Jembrana, Made Leo Agus Jaya mengatakan, kebakaran pertama menimpa sebuah ruko, di mana toko sembako dilalap si jago merah.

Kejadian terjadi sekira pukul 21.00 Wita, Kamis 15 April 2021.

Baca juga: Diduga Dipicu Api Dupa, Dinas Pertanian Tabanan Bali Kebakaran

Baca juga: Usai Kebakaran Kilang di Balongan,Ketersediaan Pasokan & Distribusi BBM Jatimbalinus Dipastikan Aman

Toko sembako yang dilalap api milik I Ketut Arwati, 50 tahun, warga Banjar Pendem Kelurahan Pendem Kecamatan Jembrana.

Toko sembako dengan luas 5X8 meter itu dilalap si jago merah, dengan dugaan korsleting arus listrik.

“Dugaan awal korsleting arus listrik untuk kejadian yang di Pendem,” ucapnya Jumat 16 April 2021 dini hari.

 

Dijelaskannya, akibat kejadian itu pemilik diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp200 juta.

Untuk penanganan, dilakukan oleh petugas PMK selama kurang lebih 60 menit dengan empat unit mobil pemadam dan menghabiskan sekitar lima tangki air.

Baca juga: Tolak Wacana Muktamar Luar Biasa, PKB Jembrana Sebut Muhaimin Iskandar Sudah Baik Memimpin Partai

“Untuk kejadian kedua ada di Desa Batuagung di malam kemarin juga,” ungkapnya.

 

Untuk kejadian kedua, sambung Leo, terjadi sekitar pukul 23.30 Wita malam kemarin.

Rumah milik Ida Bagus Juni Antara, 42 tahun, warga Banjar Anyar Desa Batuagung Kecamatan Jembrana mengalami kebakaran. 

Hal itu disebabkan kabel induk di atap rumah terbakar sekitar dua meter.                                                               

“Kami bisa tangani selama 30 menit dengan satu tabung apar untuk memadamkan. Dan atas kejadian ini tidak ada korban jiwa,” bebernya. (*)

Berita lainnya di Berita Jembrana

 
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved