Berita Bali
Ulihan, Ketika Para Dewa dan Pitara Kembali ke Kahyangan, Ini Persembahan yang Dihaturkan
Ulihan, Ketika Para Dewa dan Pitara Kembali ke Kahyangan, Ini Persembahan yang Dihaturkan
Penulis: Putu Supartika | Editor: Widyartha Suryawan
Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Salah satu rangkaian dari Hari Raya Galungan dan Kuningan yaitu Hari Ulihan.
Ulihan ini dilaksanakan hari ini, Minggu 18 April 2021.
Dalam wewaran Ulihan ini dilaksanakan pada Redite (Minggu) dengan pancawara Wage, wuku Kuningan atau enam hari sebelum Hari Raya Kuningan.
Pada hari ini umat Hindu melaksanakan persembahyangan kepada Sang Hyang Widhi dengan segala manifestasinya.
Baca juga: Pemacekan Agung, Momen Mengembalikan Sang Bhuta Galungan dan Pengikutnya
Baca juga: Rahajeng Umanis Galungan, Tak Hanya Pergi ke Tempat Wisata, Ini yang Seharusnya Dilakukan Hari Ini
Dan saat Ulihan ini para dewata kembali ke singgasananya masing-masing dan umat mengucap syukur atas segala karunia-Nya.
Dalam buku Hari Raya Galungan yang ditulis Ni Made Sri Arwati dikatakan bahwa Ulihan ini merupakan saat kembalinya para Dewata ke Kahyangan.
Sementara itu dalam Keputusan Seminar Kesatuan Tafsir terhadap Aspek-aspek Agama Hindu yang diterbitkan oleh Parisada Hindu Darma Pusat dikatakan bahwa Ulihan berarti oleh-oleh.
Pada Ulihan ini berarti kembalinya Dewa dan Pitara dengan disuguhkan oleh-oleh berupa rempah-rempah, urutan, beras, dan sebagainya.
Saat ini umat Hindu juga menghaturkan canang raka dan soda di kembulan untuk memohon keselamatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-sembahyang-galungan-2021.jpg)