Ternyata 40% Saham KFC Dipegang Keluarga Konglomerat Ini
Nama KFC sangat dikenal masyarakat Indonesia. Promo KFC seringkali hadir untuk memanjakan pelanggannya. Siapa pemilik saham terbesar KFC?
TRIBUN-BALI.COM – Nama KFC sangat dikenal masyarakat Indonesia.
KFC yang terkenal dengan ayam goreng memiliki banyak pelanggan setia.
Promo KFC seringkali hadir untuk memanjakan pelanggannya. Siapa pemilik saham terbesar KFC?
Restoran cepat saji KFC di Indonesia baru-baru ini digeruduk karyawannya.
Para pekerja dari berbagai gerai itu mendatangi kantor pusat untuk menuntut pembayaran gaji.
Di Indonesia, jaringan restoran KFC dikendalikan oleh PT Fast Food Indonesia Tbk.
Perusahaan dengan kode emiten FAST itu sebenarnya hanya pemegang hak waralaba (franchisee) merek KFC yang berasal dari Amerika Serikat (AS).
Dikutip dari Bursa Efek Indonesia (BEI), pemegang saham terbesar dari FAST saat ini adalah Gelael.
Keluarga konglomerat itu menggenggam saham perusahaan sebesar 40 persen.
Baca juga: Mau Buka Puasa Apa Hari Ini? Cek Promo KFC 18 April 2021, Cuma Rp59.091 Bisa untuk Bareng-bareng
Pemegang saham terbesar lainnya yakni PT Indoritel Makmur Internasional Tbk atau DNET lewat PT Megah Eraraharja yang terafiliasi dengan Anthoni Salim (Grup Salim) sebesar 24,16 persen.
PT Indoritel Makmur Internasional Tbk dikenal juga sebagai pemilik jaringan minimarket Indomaret.
Sisa saham lainnya di FAST dimiliki oleh masyarakat (pemilik KFC).
Baik Grup Salim maupun Keluarga Gelael, menempatkan orang-orangnya di struktur direksi dan komisaris FAST.
Saat ini, Ricardo Gelael adalah Direktur Utama FAST, sementara direktur lainnya yakni Fabian Gelael.
Keluarga Gelael juga menempatkan Nini Rosalia Gelael dan Elisabeth Gelael di posisi komisaris perusahaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/kfc_20180220_172115.jpg)