Profil Michelle Obama, Mantan Ibu Negara AS yang Berteman dekat Dengan George Bush
Meski dari keluarga sederhana, Michelle dibesarkan dengan pendidikan yang kuat dan telah belajar membaca di rumah pada usia empat tahun.
Dari 1992-1993, Michelle menjadi asisten komisioner untuk Departemen Perencanana dan Pengembangan Chicago.
Kemudian, dia mendirikan Public Allies cabang Chicago, sebuah program pelatihan kepemimpinan bagi kaum muda.
Dia menjabat sebagai direktur eksekutif cabang sampai 1996. Kemudian, dia bergabung dengan University of Chicago sebagai dekan layanan mahasiswa.
Mulai 2002, dia bekerja sebagai direktur eksekutif hubungan masyarakat dan urusan eksternal RS University of Chicago. Pada 2005, dia diangkat menjadi wakil presiden bidang tersebut.
Selera fesyen bagus
Michelle Obama pertama kali menarik perhatian audiensi nasional ketika berada di sisi Obama ketika menyampaikan pidato penting di Konvensi Nasional Demokrat pada 2004.
Obama terpilih sebagai Senator AS dari Illinois pada November tahun itu. Pada 2007, Michelle mengurangi pekerjaannya untuk memenuhi kewajiban keluarga dan kampanye selama Obama mencalonkan diri sebagai calon presiden dari Partai Demokrat.
Barack Obama akhirnya memenangkan pemilu dan terpilih sebagai Presiden ke-44 AS dan dilantik pada 20 Januari 2009.
Pada 2010, dia meluncurkan program "Let's Move", yang berfokus tentang obesitas anak dan menyediakan makanan sehat di sekolah. Anak-anak juga didorong untuk aktif secara fisik.
Pada 2011, Michelle mendirikan Joining Forces, program untuk meningkatkan kesadaran tentang kesulitan yang dialami keluarga militer.
Turut mendampingi Obama memenangkan untuk masa jabatan kedua, dia membentuk Reach Higher guna menginspirasi kaum muda untuk mengeksplorasi peluang pendidikan tinggi dan pengembangan karier.
Sebagai sg Ibu Negara, fesyennya juga tak luput dari perhatian. Dia dikenal sebagai ikon fesyen dan trendsetter di dunia. Dia bahkan pernah muncul sebagai sampul majalah dan fotonya masuk Vogue edisi Maret 2009.
Perempuan paling dikagumi
Dalam pemilu AS 2016, Michelle mendukung penuh kandidat Partai Demokrat Hillary Clinton. Pidatonya dalam konvesi nasional partai mendapat pujian luas.
Dari situ, dia terkenal dengan kutipan "When they go low, we go high", untuk mengajak setiap orang saling menghormati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/george-bush-dan-michelle-obama.jpg)