Breaking News:

Corona di Bali

Sudah Divaksin, Apakah Kebal dari Virus? Ini Penjelasan Kadiskes Provinsi Bali

Sebelumnya beberapa orang khususnya di Provinsi Bali, yang sudah divaksin Covid-19 sempat mengalami KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Sudah Divaksin, Apakah Kebal dari Virus? Ini Penjelasan Kadiskes Provinsi Bali 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Sebelumnya beberapa orang khususnya di Provinsi Bali, yang sudah divaksin Covid-19 sempat mengalami KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, dr. Ketut Suarjaya.

Ia mengatakan, efek samping setelah vaksin Covid-19 biasanya berupa demam. 

"Kalau efek samping setelah vaksin seperti demam itu ada, rasa nyeri setelah suntik itu ada itu kan sebenarnya efek normal dari vaksin yang disuntikkan ke tubuh seseorang. Kan Reaksi tubuh akan berlangsung demam namun kan itu tidak akan berlangsung lama," ungkapnya pada, Kamis 22 April 2021. 

Baca juga: 33.850 Dosis Vaksin Covid-19 Sudah Terpakai di Jembrana Bali

Baca juga: Dinkes Catat Ada 80 WNA yang Sudah Terima Vaksin Covid-19 di Badung Bali

Ia juga menambahkan selama ini di Provinsi Bali belum ada kasus yang serius dari KIPI.

Selain itu, orang yang sudah disuntikkan vaksin Covid-19 juga belum tentu bisa kebal dari virus.

Menurutnya apabila orang yang sudah divaksin terpapar Covid-19, gejalanya akan tiga kali lebih ringan jika dibandingkan yang belum divaksin Covid-19. 

"Selama ini di Bali belum ada kasus yang serius dari KIPI, kemudian untuk orang yang sudah divaksin tidak 100 persen bisa kebal dari virus."

"Maka dari itu protokol kesehatan juga harus tetap dilakukan. Jadi vaksin ini kan berfungsi untuk mencegah jangan sampai terkena virus dan orang yang sudah di vaksinasi kemungkinan terkena virus Covid-19 kembali itu 3 kali lebih kecil."

"Dan jika terkena Covid-19 gejalanya lebih ringan 3 kali lipat dibandingkan dengan orang yang belum divaksin," tambahnya. 

Baca juga: Vaksin Nusantara Tidak Dikomersialkan, Hanya Hanya untuk Penelitian

Halaman
1234
Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved