Berita Bali

Jelang Dibukanya Kembali Pariwisata Internasional, Wagub Cok Ace Ungkap Persiapan Pemprov Bali

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengatakan bahwa pihaknya mulai mempersiapkan berbagai hal-hal untuk menyambut

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Kabar dibukanya kembali Bali sebagai destinasi pariwisata internasional ditanggapi serius oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace mengatakan bahwa pihaknya mulai mempersiapkan berbagai hal-hal untuk menyambut datangnya wisatawan mancanegara ke Pulau Dewata, salah satunya dengan menjaga angka penyebaran Covid-19.

Oleh sebab itu, pihanya mengajak semua pihak untuk terus menjaga diri dari penyebaran Covid-19, yakni dengan melakukan vaksinasi dan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.

“Rencana pembukaan Juni, kita masih melengkapi hal-hal yang perlu kita lengkapi, kemudian yang penting adalah bagaimana kita menjaga kondisi Bali yang sudah dalam beberapa hari terakhir menunjukkan angka yang bagus, bahkan pernah dua digit beberapa hari yang lalu. Jadi belum ada perubahan,” katanya usai menghadiri Sidang Paripurna DPRD Bali, Rabu 28 April 2021.

Baca juga: Dukung Pelestarian Alam, PLN UID Bali Kembangkan Wisata Konservasi Hutan Mangrove di Pemogan

Seperti diketahui, dari data yang dimiliki oleh Satgas Covid-19 Provinisi Bali per Selasa (27/4/2021) terdapat sebanyak 150 orang yang terinfeksi Covid-19.

Dari data tersebut sebanyak 127 orang sembuh, dan 10 orang meninggal dunia.

Sehingga, jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi sebanyak 44.236 orang telah terjangkit Covid-19 di Bali, dan sebanyak 41.608 orang (94,06 persen) sembuh, dan  meninggal dunia 1.317 orang (2,98 persen).

Saat disinggung mengenai prediksi tambahan wisatawan mancanegara yang akan datang ke Bali pada pembukaan pariwisata Juni nanti, Cok Ace mengaku pihaknya belum memprediksinya.

Hanya saja, ia mendapat laporan bahwa banyak antusiasme dari berbagai negara untuk warganya datang mengunjungi Bali.

“Belum ada prediksi berapa yang datang, belum ada. Kita belum lihat berapa yang booking. Tapi kita lihat antusiasme dari negara-negara wisatawan kita cukup tinggi.

Tentu juga mereka mempertimbangkan kondisi internal, agar tidak terjadi seperti di India,” paparnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa Pemprov Bali tidak terlalu menargetkan secara khusus jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali.

Pasalnya, pihaknya lebih memilih untuk membuka secara bertahap pariwisata untuk mempermudah evaluasi.

“Tidak terlalu penting bagi kita berapa jumlah yang besar dulu. Kita coba dengan bertahap, sehingga kita mengevaluasi sedikit demi sedikit,” terangnya.

Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali Lakukan Pengetatan Bagi Kedatangan Penumpang dari India 

Pun juga saat disinggung mengenai apakah pihaknya juga akan melarang datangnya wisatawan India ke Bali, Mantan Bupati Gianyar ini kembali menegaskan bahwa pihaknya melakukan hal serupa sebagaimana kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat.

“Sementara kita ikut kebijakan pusat, agar demikian adanya, jadi memang penerbangan ke India dikendalikan, itu hal yang sangat wajar,” terangnya. (*)

Artikel lainnya di Berita Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved