Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bisnis

Ketua Aprindo Bali Optimis Ritel-ritel Offline Bisa Tetap Eksis di Era Digital Saat Ini

apabila berbelanja secara online diantaranya adalah menghemat waktu, pilihan produk yang beragam hingga kemudahan dalam pembayaran.

Penulis: Karsiani Putri | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali, Agung Agra Putra 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Karsiani Putri

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dimasa sekarang ini semakin banyak menjamurnya online shop yang menawarkan berbagai produk dagangannya.

Dan salah satunya yang paling sering dijumpai adalah online shop yang bergerak dalam hal fashion.

Adapun beberapa keuntungan yang diraih apabila berbelanja secara online diantaranya adalah menghemat waktu, pilihan produk yang beragam hingga kemudahan dalam pembayaran.

Tentunya, inilah yang menjadikan banyak masyarakat  mulai menyukai berbelanja di situs-situs e-commerce.

Baca juga: 10 Fashion Warna Broken White Hijabers Indonesia, Inspirasi OOTD Ramadhan dan Idul Fitri 2021

Terkait hal tersebut, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Bali, Agung Agra Putra menyebut bahwa munculnya online shop pada awalnya memang mempengaruhi sales ritel fashion cukup signifikan.

Tetapi, pihaknya  menganggap ritel online tersebut sebagai suatu peluang untuk memperluas market.

"Jadi, bukan online vs offline tetapi kolaborasi baik online to offline maupun offline to online karena kita juga tidak bisa menghindari perkembangan teknologi, oleh karena itu kita harus adaptif.

Tetapi, yang memang perlu menjadi catatan adalah regulasi dari pemerintah agar tidak terjadi diskriminasi antara ritel online maupun offline," ucap Agung Agra Putra pada Rabu 28 April 2021.

Pihaknya pun mengaku optimis ritel-ritel offline bisa tetap eksis dengan tetap adaptif terhadap perkembangan teknologi.

"Baik offline maupun online memiliki kelebihan dan kekurangan yang sebenarnya malah saling melengkapi.

Apalagi dengan budaya masyarakat kita yang masih lebih suka melihat dan menyentuh secara langsung serta mencoba produknya, jadi keberadaan toko offline pun masih sangat dibutuhkan," jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut  juga dibuktikan dengan tidak sedikit juga ritel-ritel yang awalnya hanya menjual produknya secara online akhirnya juga membuka toko atau outlet offlinenya.

 Agung Agra Putra menyebut bahwa manusia adalah mahluk sosial yang dimana  interaksi antar sesama merupakan 'kebutuhan pokok' bagi kita.

Dirinya juga menjelaskan bahwa adapun langkah atau upaya yang dapat dilakukan oleh pihak ritel offline agar tidak kalah eksis dengan online shop diantaranya adalah adaptif terhadap teknologi atau digitalisasi untuk dapat memberikan kemudahan serta pengalaman  berbelanja bagi para customer-nya.

Baca juga: Denpasar Jadi Tempat Pagelaran Hybrid Fashion Show, Upaya Mempromosikan Karya Desainer Lokal

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved