Musik Bali
Amor Ring Acintya, Penyanyi Legendaris Pop Bali I Ketut Bimbo Berpulang
Setelah hampir 10 tahun berjuang melawan sakit deabetes, penyanyi legendaris pop Bali, I Ketut Bimbo berpulang pada Rabu 28 April 2021
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: M. Firdian Sani
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Setelah hampir 10 tahun berjuang melawan sakit deabetes, penyanyi legendaris pop Bali, I Ketut Bimbo berpulang pada Rabu 28 April 2021 siang sekitar pukul 10.55 wita, di kediamannya yang terletak di Banjar Dinas Tengah, Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Buleleng.
Ketut Bimbo tutup usia di umur 69 tahun.
Istri almarhum, Nyoman Muliasi (46) mengatakan, sejak 10 tahun belakangan ini kondisi kesehatan sang suami mulai menurun, akibat penyakit deabetes, yang berujung pada komplikasi.
Pria yang dikaruniai empat orang anak itu kemudian sering keluar-masuk rumah sakit.
• Ceritakan Tentang Kejenuhan di Tengah Pandemi Covid-19, Raff The Ambient Rilis Single Covid One Nine
Akibat penyakit itu, Ketut Bimbo tidak pernah lagi tampil di panggung.
Ia hanya mengisi hobi bernyanyinya itu di rumah, bersama keluarga.
Meski dalam keadaan sakit, tidak menyurutkan semangatnya untuk terus menciptakan lagu berbahasa Bali.
Terakhir, almarhum sempat menciptakan lagu berjudul Uyak Corona yang dinyanyikan oleh Kopral Jono.
Lagu tersebut sudah disiarkan di Youtube pada Mei 2020, dan berhasil ditonton hingga 2.1 ribu kali.
• Hani Remaja Manis Rilis Single Baru Berjudul Bendera Tiyange
"Sakitnya itu semakin parah saat Kuningan. Kondisinya terus menurun. Karena situasi Covid ini, kami memutuskan merawatnya di rumah, sampai akhirnya meninggal dunia di rumah pada Rabu siang kemarin. Sebelum meninggal almarhum tidak punya pesan apa-apa. Namun firasat buruk sempat ada. Tiga hari sebelum meninggal, saya mimpi almarhum pakai pakaian putih-putih. Di mimpi itu dia bilang mau nangkil," ucap Muliasi.
Muliasi menyebut, semasa hidup, Ketut Bimbo telah menciptakan hingga sekitar 200 lagu.
Musisi legendaris itu hits sejak tahun 80an, hingga menggung di seluruh wilayah Bali, dan berhasil mengantongi sejumlah penghargaan.
Salah satunya penghargaan Lifetime Achievement Award's 2020 dari KPID Bali, serta penghargaan Gita Utama Nugraha Lifetime Achievement dari Music Magazine tahun 2009.
• Hani Remaja Manis Rilis Single Baru Berjudul Bendera Tiyange
Sejumlah lagunya yang terkenal diantaranya Buduh, Peteng-peteng Mekaca Selem, Penyiar, Mebalih Wayang, dan Ngabut Keladi.
Muliasi mengaku, selama sang suami menciptakan lagu, tidak ada kegiatan khusus yang dilakukan. Insiprasi selalu didapatkan secara spontan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ketut-bimbo-76.jpg)