Breaking News:

Berhakkah Pekerja Dirumahkan Dapat THR? Berikut Penjelasannya

Banyaknya pengusaha yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 membuat hak-hak pekerja terancam tidak dapat ditunaikan oleh para pengusaha.

Shutterstock via Tribunnews
Ilustrasi THR - Berhakkah Pekerja Dirumahkan Dapat THR? Berikut Penjelasannya 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Banyaknya pengusaha yang terpuruk akibat pandemi Covid-19 membuat hak-hak pekerja terancam tidak dapat ditunaikan oleh para pengusaha.

Salah satunya, adalah Tunjangan Hari Raya (THR) jelang Idul Fitri atau Lebaran 2021.

Terkait hal tersebut, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) seluruh Bali, Wayan Madra menjelaskan jika berbicara THR merupakan hak dari pekerja dari perusahaannya.

Namun dalam kondisi saat ini, pihaknya di serikat pun memakluminya dengan memberikan kelonggaran-kelonggaran agar didiskusikan bagaimana caranya mengatur agar kesejahteraan pekerja dapat dinikmati.

Baca juga: Pastikan Hak-hak Pekerja Tersalurkan, Ombudsman Bali Bentuk Posko Pengaduan THR 2021

Menurutnya, terpenting perusahaan tidak mengabaikan Peraturan Menteri dan Edaran Menteri terkait THR tersebut.

"Kalau perusahaan tidak berjalan normal, maka harus ada koordinasi perusahaan dengan pekerja. Supaya bagaimana  pekerja bisa menikmati Permen itu, bahkan berapa dari anggota kami  ada yang sudah mendapatkan THR, 100 persen, 50 persen, dan 25 persen."

"Sebab kami berupaya di Bali dijadikan patokan saat Nyepi. Kami juga hanya bisa monitor yang hanya anggota serikat, yang di luar serikat tidak bisa kami masuk ke sana," katanya dalam diskusi yang membahas tunjangan hari raya (THR) 2021 di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Bali, Kamis 29 April 2021.

Baca juga: THR 2021 untuk Karyawan Swasta Kapan Cair? Perhitungan Masa Kerja Kurang dari Setahun

Di sisi lain, Kepala Bidang Bina Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnaker ESDM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana  menjelaskan perlu adanya pengertian dari pengusaha memberikan hak pekerja tersebut.

Karena pada saat pengusaha produktif pekerja harus disejahterakan, hak dan kewajiban itu harus diberikan.

"Dalam surat edaran tersebut dalam  pandemi melaksanakan pembayaran THR dapat secara bertahap atau bisa dibayarkan pada tahun berjalan," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Ragil Armando
Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved