Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kapal Selam Hilang Kontak

Pemuda Hindu Tabur Bunga di Celukan Bawang Buleleng, Untuk Para Korban KRI Nanggala-402

Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan utara Bali 21 April 2021 meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia

Tayang:
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ratu Ayu Astri Desiani
TABUR BUNGA - Anggota KMHDI Buleleng saat menabur bunga di dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang, Rabu 28 April 2021 sore - Pemuda Hindu Tabur Bunga di Celukan Bawang Buleleng, Untuk Para Korban KRI Nanggala-402 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan utara Bali 21 April 2021 meninggalkan duka mendalam bagi bangsa Indonesia.

Sejumlah organisasi kemasyarakatan menggelar doa bersama sekaligus tabur bunga di dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Bali, Rabu 28 April 2021 sore.

Pantauan Tribun Bali di lokasi, organisasi kemasyarakatan yang menggelar doa bersama dan tabur bunga di antaranya KMHDI Buleleng, Aliansi Pemuda Hindu Bali Buleleng serta Gerakan Indonesia Anti Narkotika (GIAN) Buleleng.

Mereka doa bersama di Pura Swagina Bhuana Amerta Pelabuhan Celukan Bawang.

Baca juga: Viral Video Awan Mirip Kapal Selam KRI Nanggala 402, Direkam dari Pantai Matahari Terbit Sanur Bali

Setelah menggelar doa bersama, mereka berjalan kaki menuju ke dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang didampingi dua petugas TNI AL.

Di dermaga tersebut, mereka menaburkan bunga jenis pacar berwarna merah, putih dan ungu, sembari memanjatkan doa bagi 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402.

Ketua KMHDI Buleleng, Luh Sinta Yani mengatakan, doa bersama dan tabur bunga merupakan wujud bela sungkawa serta penghormatan terakhir kepada 53 prajurit yang gugur dalam peristiwa tersebut.

Seorang anggota GIAN Buleleng tak kuasa menahan tangis saat menaburkan bunga di dermaga II Pelabuhan Celukan Bawang.

Perempuan yang namanya enggan disebutkan itu menangis.

Dia menggeleng-gelengkan kepala membayangkan musibah yang dialami 53 prajurit itu hingga tenggelam di kedalaman 800 meter lebih.

"Tabur bunga ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada seluruh prajurit yang ada di kapal tersebut, karena mereka telah berkontribusi menjaga keamanan wilayah perairan NKRI," kata Ketua GIAN Buleleng, Komang Arya Suardana.

Sebelumnya, masyarakat tani dan nelayan di Desa Pemuteran, Buleleng yang tergabung dalam organisasi SPSM Pemuteran dan Kelompok Nelayan Asri Segara juga melakukan upacara tabur bunga dan doa bersama bagi para korban KRI Nanggala-402.

Para nelayan dan petani desa Pemuteran ini berlayar sejauh 4,02 mil ke arah laut utara Bali dan di tengah laut itu mereka berdoa bagi para korban.

Seperti diwartakan sebelumnya, kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam di perairan utara Bali, Rabu 21 April 2021 terbelah menjadi tiga bagian.

Baca juga: Selamat Jalan Letkol Irfan Suri, Korban KRI Nanggala 204 yang dikenal Rendah Hati dan Tegas

Seluruh prajurit TNI sebanyak 53 orang gugur.

Kabar duka tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu 25 April 2021.

Hadir dalam konferensi pers itu Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

"KRI Nanggala-402 telah dinyatakan tenggelam atau sub-sunk pada tanggal 24 April 2021 sore. Hari ini Kepala Staf Angkatan Laut telah menyampaikan kepada saya terkait perkembangan pencarian yang mengerahkan berbagai aset. Tidak hanya alutsista TNI tetapi juga dari Polri, Basarnas, BPPT, KNKT serta dari negara-negara sahabat seperti Singapura, Malaysia, Australia dan Amerika Serikat," ujar Panglima TNI.

Panglima TNI mengatakan, KRI Rigel melakukan pemindaian untuk memastikan posisi KRI Nanggala-402.

Pemindaian menghasilkan citra bawah air yang lebih detail mengenai posisi kapal.

MV Swift Rescue juga menurunkan ROV untuk memperkuat citra bawah air secara visual menggunakan kamera.

"Diperoleh citra yang telah dikonfirmasi sebagai bagian dari KRI Nanggala-402 meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal lain termasuk baju keselamatan awak kapal MK-11. Berdasarkan bukti-bukti otentik tersebut, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," kata Hadi Tjahjanto dalam nada lirih.

"Oleh karena itu dengan kesedihan yang mendalam selaku Panglima TNI, saya nyatakan bahwa 53 personel yang on board KRI Nanggala-402 telah gugur. Prajurit-prajurit hiu kencana telah gugur saat melaksanakan tugas di perairan utara Bali," katanya.

Panglima TNI menguncapkan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga prajurit yang gugur.

“Rasa duka cita kami tujukan kepada seluruh keluarga besar hiu kencana pada khususnya serta seluruh keluarga besar TNI Angkatan Laut pada umumnya,” kata Panglima TNI. (*)

Baca juga: Ini Pesan Menyentuh Hati Serda Setyo Wawan Awak KRI Nanggala 402 pada Istri: Berdoa Saja Sama Allah

Kumpulan Artikel Kapal Selam

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved