Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Pasien Covid-19 Membludak, India Kekurangan Oksigen Medis Hingga Buat Sendiri di Rumah

Para dokter dan ilmuwan di India memperingatkan kepada masyarakat tentang bahaya mengerikan 'mencoba membuat oksigen medis di rumah'.

Editor: Eviera Paramita Sandi
AFP
Pasien covid-19 di India menggunakan oksigen. Obat Covid-19 dan Oksigen Langka Di Rumah Sakit, Warga India Berburu ke Pasar Gelap 

TRIBUN-BALI.COM, NEW DELHI - Kelangkaan oksigen medis di tengah membludaknya kasus Covid-19 di India membuat warga India terpaksa mencari cara agar pasien covid-19 bisa bertahan hidup.

Salah satu caranya adalah membuat oksigen sendiri di rumah mereka. 

Padahal cara tersebut amat berbahaya. 

Para dokter dan ilmuwan di India memperingatkan kepada masyarakat tentang bahaya mengerikan 'mencoba membuat oksigen medis di rumah'.

Itu karena tutorial hingga tips membuat oksigen beredar di masyarakat. 

Para ahli ini menegaskan bahaya tips maupun tutorial membuat oksigen sendiri yang dibagikan melalui berbagai video yang beredar di media sosial tentang metode DIY (do it yourself).

Dikutip dari laman Reuters, Sabtu 1 Mei 2021, data Google Trends menunjukkan bahwa penelusuran terkait frasa 'cara membuat oksigen di rumah' memuncak pada 25 April lalu, saat krisis Covid-19 di India kian memburuk.

Sementara video YouTube yang merinci proses semacam itu telah ditonton sebanyak ratusan ribu kali.

Video yang menunjukkan cara membuat oksigen melalui metode seperti elektrolisis pun semakin meningkat jumlah viewersnya.

Seperti yang disampaikan Sekretaris Asosiasi Medis India untuk wilayah Selatan, negara bagian Tamil Nadu, A Ravikumar.

"Memang ada metode yang terbukti secara ilmiah untuk menghasilkan oksigen medis melalui konsentrator. Namun cara lain seperti mencoba membuat oksigen di rumah, tentunya melibatkan banyak risiko seperti kemungkinan terhirupnya gas beracun hingga potensi terjadinya ledakan," kata Ravikumar.

Seorang Ilmuwan di ICMR-National Institute of Epidemiology di Chennai, Tarun Bhatnagar menyebut upaya untuk membuat oksigen buatan sendiri sebagai 'metode yang tidak teruji dan tidak dapat diandalkan'.

"Pendekatan seperti itu bahkan bisa merusak, jika mengarah pada penundaan dalam mencari perawatan kesehatan yang sesuai," tegas Bhatnagar.

Saat ini India memang sedang kesulitan dalam mencari pasokan oksigen, banyak rumah sakit yang menolak merawat pasien hanya karena kekurangan oksigen.

Hal itu akhirnya menyebabkan banyak obat-obatan atau cara alternatif yang diklaim mampu melawan Covid-19 beredar di media sosial.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved