Kesehatan
Tidak Hanya Pada Wanita,Infeksi Jamur Pada Kemaluan Juga Mengintai Pria
Sama seperti pada wanita, infeksi jamur penis pada pria adalah kondisi yang tak boleh dibiarkan begitu saja.
Misalnya, kebersihan yang buruk dapat membuat seorang pria rentan terhadap infeksi jamur.
Faktor risiko infeksi jamur penis Selain berhubungan seks dengan pasangan yang mengalami infeksi jamur, beberapa faktor risiko lain dapat meningkatkan kemungkinan seorang pria terkena infeksi jamur penis.
Tidak disunat merupakan faktor risiko utama, karena area di bawah kulup dapat menjadi tempat ideal untuk berkembang biak kandida.
Jika seorang pria tidak mandi secara teratur atau membersihkan alat kelamin dengan benar, mereka juga berisiko terkena infeksi jamur penis.
Faktor risiko infeksi jamur penis lainnya termasuk:
- Penggunaan antibiotik dalam waktu lama
- Menderita diabetes
- Menderita obesitas
- Memiliki sistem kekebalan yang terganggu karena pengobatan kanker, HIV, atau alasan lain
Diagnosis infeksi jamur penis Untuk diagnosis infeksi jamur penis, dokter perlu memeriksa alat kelamin pasien dan meninjau gejala yang dialami pasien.
Beberapa cairan putih yang terbentuk di penis dapat diperiksa di bawah mikroskop atau dibiakkan untuk memastikan jenis jamur yang menyebabkan gejala pada pasien.
Jika pasien tidak dapat menemui dokter atau ahli urologi, pertimbangkan untuk mengunjungi layanan gawat darurat tatkala mendapti sejumlah gejala infeksi jamur penis.
Semakin dini masalah dapat didiagnosis dan pengobatan dimulai, semakin besar kemungkinan pasien dapat menghindari komplikasi.
Tapi, tidak juga pasien mendiagnosis dan memulai pengobatan sendiri. Jika ada gejala infeksi jamur, yang terbaik adalah temui dokter.
Cara mengobati infeksi jamur penis Dalam kebanyakan kasus, salep dan krim antijamur topikal sudah cukup untuk menghilangkan infeksi.
Banyak krim antijamur yang direkomendasikan untuk infeksi jamur. Ini mungkin termasuk:
- Miconazole
- Imidazole
- Clotrimazole
Sebagian besar obat ini tersedia sebagai obat yang dijual bebas, artinya pasien tidak memerlukan resep dokter untuk bisa mendapatkannya.
Sementara, infeksi jamur yang lebih serius atau jangka panjang mungkin memerlukan obat resep.
Fluconazole oral dan krim hidrokortison mungkin disarankan untuk infeksi serius, seperti infeksi yang telah berkembang menjadi kondisi yang berpotensi serius yang disebut balanitis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/ilustrasi-penis_20160404_213501.jpg)