Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Badung

Belasan Bus Ditunda Berangkat, Semua Penumpang di Terminal Mengwi Badung Tanpa Surat Tes Covid

Situasi di Terminal Tipe A Mengwi Kabupaten Badung mendadak tegang, Selasa 4 Mei 2021 sore.

Tayang:
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Situasi di ruang tunggu pada terminal Keberangkatan di Terminal Tipe A Mengwi Kabupaten Badung pada Selasa 4 Mei 2021 - Belasan Bus Ditunda Berangkat, Semua Penumpang di Terminal Mengwi Badung Tanpa Surat Tes Covid 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Situasi di Terminal Tipe A Mengwi Kabupaten Badung mendadak tegang, Selasa 4 Mei 2021 sore.

Pasalnya, belasan bus tidak diizinkan berangkat lantaran semua penumpang tidak mengantongi hasil pemeriksaan Covid-19, baik itu rapid test atau Swab PCR.

Pemeriksaan dan pengetatan itu pun dilakukan polisi dari Polres Badung yang dipimpin langsung Kasatlantas Polres Badung AKP Aan Saputra.

Pengetatan pemeriksaan Covid-19 itu dilakukan lantaran adanya penumpukan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk yang tidak mengantongi hasil rapid test.

Baca juga: Tindak Tegas Pelanggar Mudik, Polda Bali Kerahkan 1.750 Personel Saat Penyekatan

Dari pantauan Tribun Bali di lokasi, seluruh penumpang diperiksa satu per satu oleh polisi dari Polres Badung.

Satupun tidak ada yang membawa hasil pemeriksaan kesehatan, termasuk pemeriksaan virus Covid-19.

Melihat kondisi tersebut seluruh bus keberangkatannya ditunda sejenak.

Polisi pun langsung berkoordinasi dengan Puskesmas Mengwi untuk melakukan rapid test.

Bahkan seusai memberikan imbauan, penumpang disarankan masuk ke dalam bus dan melakukan rapid dengan dipanggil pada masing-masing bus.

Namun saat petugas kesehatan datang untuk melakukan rapid test, penumpang pun berkerumun.

Sehingga dilakukan pengetatan kembali oleh aparat kepolisian.

Kasatlantas Polres Badung AKP Aan Saputra saat ditemui di lokasi mengatakan, penahanan keberangkatan tak lain karena seluruh penumpang tidak mempunyai hasil rapid test.

Pasalnya di Pelabuhan Gilimanuk penumpang sudah banyak yang menumpuk, sehingga pengetatan mulai dilakukan dari terminal.

"Setidaknya ada 15 bus yang kami tunda sejenak keberangkatannya. Di Gilimanuk sudah numpuk agar mereka tidak melakukan rapid test di sana lagi. Makanya kita lakukan di sini," katanya.

Disinggung apa mereka tidak tahu terkait penggunakan rapid tersebut, Aan Saputra pun mengakui semua PO sudah diimbau agar penumpang yang pergi ke Jawa harus melengkapi bukti pemeriksaan Covid-19, termasuk rapid test.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved