Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Kapal Selam Rusia yang Segera Diluncurkan Ini Mampu Memusnahkan Kota-kota di AS

Hasil Kazan yang mutakhir tersebut adalah kapal Yasen-M kedua yang dilengkapi rudal jelajah Kaliber dan Oniks berkemampuan nuklir.

Tayang:
Editor: DionDBPutra
pixabay
Ilustrasi kapal selam. Rusia  meluncurkan kapal selam bertenaga nuklir yang dapat memusnahkan kota-kota di Amerika Serikat. 

TRIBUN-BALI.COM, MOSKWA- Otoritas pertahanan Rusia  meluncurkan kapal selam bertenaga nuklir yang dapat memusnahkan kota-kota di Amerika Serikat ( AS).

Kapal selam itu produksi Kazan yang merupakan bagian dari program lama Presiden Rusia Vladimir Putin untuk memodernisasi angkatan bersenjata negeri beruang merah tersebut.

Hasil Kazan yang mutakhir tersebut adalah kapal Yasen-M kedua yang dilengkapi rudal jelajah Kaliber dan Oniks berkemampuan nuklir.

Menurut rencana upacara penyerahan kapal selam Yasen-M kepada Angkatan Laut Rusia berlangsung pada 7 Mei 2021 disertai pengibaran bendera St Andrew, lambang Angkatan Laut Rusia.

Baca juga: Kapal Selam AS Ngebut dan Tabrak Gunung Bawah Laut

Baca juga: Kapal Selam KRI Nanggala-402 Laik Berlayar dan Bertempur Sebelum Hilang Kontak

Kantor berita TASS melaporkan, peluncuran kapal selam itu dilakukan menjelang parade militer besar-besaran yang menandai berakhirnya Perang Dunia II di Eropa.

Pengembangan Kazan telah diselimuti kerahasiaan dan pengirimannya berulang kali ditunda, karena masalah yang tidak ditentukan.

Namun, videonya kini muncul, yang menunjukkan Kazan di laut dengan rudal tembakan dari kapal selam saudaranya, Severodvinsk.

Melansir dari The Sun pada Senin 3 Mei 2021, kepala intelijen AS Scott Berrier baru-baru ini menggolongkan Kazan sebagai ancaman dunia bagi Amerika, ketika berbicara dengan komite angkatan bersenjata Senat.

Kapal selam Yasen-M dirancang untuk membawa rudal hipersonik Rusia yang baru, Tskirkon atau Zircon.

Vladimir Putin memuji Mach 8 Zircon sebagai "benar-benar tak tertandingi", dan telah digambarkan sebagai misil pilihannya untuk menargetkan kota-kota Amerika, jika terjadi konflik nuklir dengan negara itu.

Kazan diluncurkan 4 tahun lalu dan telah menjalani uji coba laut sejak September 2018.

TASS melaporkan, "Waktu transfer kapal selam ke Angkatan Laut telah berulang kali ditunda...karena sejumlah alasan, itu tidak memenuhi syarat untuk program tes negara yang direncanakan tepat waktu."

Ia menyatakan, "Senjata serang utama kapal selam Proyek 885/885M adalah rudal jelajah 'Oniks', 'Kalibr', dan di masa depan ada hipersonik 'Zircons'".

Kazan mampu membawa hingga 32 rudal jelajah Kalibr. Pada November, Kazan menembakkan peluru kendali Kalibr dan Oniks "yang mengkonfirmasi kemungkinan peluncuran semacam itu", kata sumber militer.

Kalibr "ditembakkan dari peluncur vertikal ke sasaran pesisir, dan rudal Oniks ditembakkan dari peluncur torpedo ke sasaran permukaan", kata laporan itu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved