Breaking News:

Bali Paradise

Unik Coffee Shop di Tengah Pasar Tradisional Sanglah, Pengunjung Datang dari Berbagai Kalangan

Namun berbeda dengan coffee shop yang bernama Kopi Pasar ini. Sesuai dengan namanya, lokasi coffee shop ini berada d itengah-tengah Pasar Tradisional

Penulis: Ni Luh Putu Wahyuni Sari | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Kedai Kopi Pasar di Pasar Sanglah 

Sementara untuk minuman harganya mulai dari 6 ribu rupiah yakni Kopi panas Americano.

Sudah setahun membuka kedai ini, Erlangga mengatakan pendapatan kotor yang ia dapatkan dalam sebulan kurang lebih hingga 20 juta rupiah.

Angka tersebut belum dikurangi dengan beberapa biaya operasional seperti gaji karyawan ataupun biaya maintenance lainnya.

Karena lokasinya yang cukup dekat dengan RSUP Sanglah, beberapa tim medis pun juga sering datang ke kedai ini. 

“Ada progres yang kita dapatkan ketika membuka kedai kopi di tengah pandemi Covid-19. Ada target tertentu yang kita dapatkan selama masa itu."

"Karena ke depannya ini bukan hanya kedai aja, tapi ke depannya kita sudah mulai industri kita sudah mulai ekspor beberapa kopi juga."

"Dan kedai ini untuk jendelanya saja. Kalau pendapatan kotor sebulan cukup untuk operasional, gaji dan maintenance nominal nya kurang lebih diatas 20 juta dan itu pendapatan kotor. Kebetulan yang kesini banyak Dokter Residen, perawat juga dari relasi juga sih."

"Beberapa komunitas juga sering nongkrong di sini seperti bola atau bankers. Dan beberapa teman-teman property,” imbuh Pria kelahiran Tahun 1983 ini."

"Selama ini pihaknya tidak pernah mengkotakkan segmen market-nya."

"Maka dari itu harga-harga makanan dan minuman dibuat dengan standar mungkin agar semua orang dapat menjangkaunya. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved