Breaking News:

Travel

Jelang Pembukaan Pariwisata Internasional, Yunani Gaet Wisman dengan Promo

Serangkaian video promosi yang memamerkan pantai-pantai dan situs bersejarah akan banyak ditayangkan di beberapa negara.

Greece Is
Kawasan Gunung Athos di kepulauan Yunani - Jelang Pembukaan Pariwisata Internasional, Yunani Gaet Wisman dengan Promo 

TRIBUN-BALI.COM - Menjelang libur musim panas, Yunani berencana membuka pariwisata internasional dan mengizinkan turis asing atau wisatawan mancanegara (Wisman) berwisata dalam negaranya.

Hal tersebut dilakukan untuk menyelamatkan ekonomi negara mengingat sektor pariwisata menjadi salah satu kontributor utama terutama saat musim panas.

Beberapa hal dilakukan negara untuk mengajak turis asing masuk dengan salah satunya menawarkan promosi hingga jutaan euro.

Serangkaian video promosi yang memamerkan pantai-pantai dan situs bersejarah akan banyak ditayangkan di beberapa negara.

Baca juga: Gempa 7 M Guncang Turki hingga Yunani, 4 Tewas & 120 Luka, Berikut Ini Fakta, Penyebab & Kondisinya

"Kami membuka industri pariwisata kami ke dunia," ujar Menteri Haris Theoharis seperti dikutip dari Reuters, Jumat 14 Mei 2021.

Musim panas menjadi peluang penting bagi Yunani untuk memperbaiki keadaan ekonomi akibat pandemi Covid-19 yang menurunkan PDB tahun lalu hingga 8%.

Dalam kesempatan musim panas ini, Yunani mengizinkan turis dari negara asing dengan menunjukkan bukti bahwa telah divaksinasi atau hasil tes covid-19 yang negatif.

Theoharis optimistis bahwa serangkaian promosi yang dilakukan akan meningkatkan kunjungan turis asing saat musim panas nanti.

Meski tidak menetapkan target tertentu, dia menilai pendapatan yang diterima akan lebih baik dari tahun lalu.

Perlu diketahui, pada gelombang pertama pandemi di tahun lalu, Yunani termasuk negara yang relatif baik kondisinya saat di pandemi dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Namun, menjelang akhir tahun jumlah kasus melonjak dan rumah sakit mengalami tekanan.

Meski demikian, pemerintah Yunani menjamin bahwa wisatawan yang datang akan selamat karena proses vaksinasi dan pengujian massal terus dilakukan.(*)

Artikel lainnya di Berita Internasional

Editor: Wema Satya Dinata
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved