Breaking News:

Berita Bali

Masa KRYD, Tak Miliki Suket Bebas Covid 1x24 Jam Saat Masuk Bali, Siap-siap Putar Balik

Kombes Pol Indra menegaskan sanksi putar balik bagi orang yang masuk Bali tanpa memenuhi ketentuan

Dok. Dir Lantas Polda Bali
Travel gelap terjaring operasi penyekatan mudik di wilayah Jembrana, Bali, Kamis 6 Mei 2021 - Masa KRYD, Tak Miliki Suket Bebas Covid 1x24 Jam Saat Masuk Bali, Siap-siap Putar Balik 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Direktur Lalu Lintas Polda Bali, Kombes Pol Indra menegaskan sanksi putar balik bagi orang yang masuk Bali tanpa memenuhi ketentuan yang dimaksud dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hingga 24 Mei 2021 mendatang.

Hal tersebut sebagai tindaklanjut arahan Kepala Bagian Ops Korlantas Polri, Kombes Pol Rudy Antariksawan, yang menyebut KRYD tetap akan memberikan sanksi putar balik kendaraan yang akan mudik setelah Lebaran.

Kendaraan pemudik yang melintas di posko penyekatan akan dikenakan sanksi putar balik hingga 24 Mei 2021.

"Iya benar, sanksinya putar balik apabila tidak memenuhi ketentuan yang berlaku untuk masuk Bali pada masa KRYD 17-24 Mei 2021," kata Indra saat dikonfirmasi Tribun Bali, Sabtu 15 Mei 2021.

Baca juga: Larangan Mudik Diperpanjang hingga 24 Mei 2021, Ini Penjelasan Lengkapnya

Menurutnya, penerapan KRYD memiliki pola yang sama dengan masa penyekatan Operasi Ketupat 2021 masa larangan mudik yang berlaku 6 - 17 Mei 2021 ini.

"Tanggal 17 sampai dengan 24 Mei 2021 dilaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan tetap mengaktifkan Pos Penyekatan," jelas Indra.

Dalam masa KRYD 17 Mei 2021 hingga 24 Mei 2021 kendaraan ataupun orang yang masuk Bali akan diperiksa oleh petugas di Pelabuhan Gilimanuk, Padang Bai dan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

"Polanya sama saat sebelum Ops Ketupat, semua kendaraan dan orang yang akan masuk Bali kita periksa di pintu masuk Bali Gilimanuk, Padang Bai dan Bandara Ngurah Rai," jelasnya.

Ketentuan orang yang masuk Bali pada masa KRYD tersebut adalah dengan memiliki surat keterangan bebas Covid-19 yang berlaku 1 x 24 jam.

"Ketentuannya bawa Suket bebas Covid-19 yang berlaku 1x24 jam," ujar Indra.

Dir Lantas Polda Bali berharap dengan masyarakat mematuhi peraturan pemerintah serta meningkatkan kesadaran akan protokol kesehatan supaya mampu memutus rantai penyebaran Covid-19 dan angka kasus dapat ditekan apalagi Bali bersiap untuk pembukaan pariwisata yang lebih luas.

"Kita berharap dengan dipatuhinya peraturan ini cepat bisa memutus mata rantai apalagi ada varian baru yang masuk, mungkin kita sehat tapi kita membawa virus, kita ke pasar, ke pusat keramaian kemudian bisa membahayakan bagi keluarga dan orang sekitar,"ujarnya.(*).

Baca juga: Mabes Polri Pantau Langsung Aktivitas Masa Larangan Mudik di Pelabuhan Gilimanuk Bali

Kumpulan Artikel Mudik

Penulis: Adrian Amurwonegoro
Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved